Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sepanjang 2025, Layanan Kereta Wisata KAI Tumbuh 92,84%

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 06 Oktober 2025
Sepanjang 2025, Layanan Kereta Wisata KAI Tumbuh 92,84%

Fasilitas Kereta Java Priority dari KAI Wisata untuk relasi Gambir - Yogyakarta dan arah sebaliknya selama periode libur akhir tahun. (ANTARA/HO-KAI Wisata)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Minat masyarakat terhadap Kereta Wisata yang dikelola oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Wisata semakin meningkat.

Sejak awal tahun hingga Triwulan III 2025 dari Januari-September, layanan ini telah melayani 60.384 pelanggan, naik signifikan 92,84 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 31.313 pelanggan.

"Kereta wisata menghadirkan perjalanan yang sarat cerita. Pelanggan dapat menikmati suasana hangat bersama keluarga ataupun kolega lebih eksklusif dan berkelas selama perjalanan," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam keterangannya, dikutip Senin (6/10).

Baca juga:

Mengintip Beragam Jenis Kereta Wisata PT KAI, Penasaran?

Kereta Wisata KAI mencatat capaian tertinggi tahun ini terjadi pada Juli 2025, dengan total 9.813 pelanggan yang menikmati layanan kereta wisata.

Bulan tersebut bertepatan dengan musim liburan sekolah dan Iduladha, di mana banyak keluarga dan rombongan perusahaan memilih menjelajahi keindahan Indonesia dengan cara yang lebih santai dan nyaman.

Kereta wisata sendiri hadir dengan berbagai pilihan kelas dan tema yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Baca juga:

Kereta Wisata 'Java Priority' Jakarta-Yogyakarta PP Bakal Hadir Selama Libur Nataru

Tersedia Kereta Wisata Nusantara, Bali, Toraja, Sumatera, Jawa, Imperial, Priority, dan Retro. Masing-masing dirancang dengan interior elegan, fasilitas lengkap, serta nuansa yang menghadirkan pengalaman perjalanan tak terlupakan.

"Setiap kereta memiliki karakter unik. Ada yang bernuansa klasik dengan sentuhan heritage, ada juga yang modern dan mewah. Semuanya kami rancang agar pelanggan dapat merasakan pengalaman berwisata yang istimewa, bahkan sebelum tiba di tujuan," tutur Anne.

Baca juga:

Berlibur ke Yogyakarta Makin Seru Naik Kereta Panoramic

"Kami ingin masyarakat menjadikan perjalanan itu sendiri sebagai bagian dari liburan. Bersama KAI Wisata, setiap perjalanan adalah momen yang pantas dirayakan," tandasnya. (Asp)

#Kereta Wisata #PT KAI #Kereta Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Pengadaan 54 lokomotif CC205 menjadi bagian dari penyiapan sarana untuk merespons kebutuhan layanan batu bara dan komoditas lainnya di Sumatra bagian selatan.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 33 menit lalu
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Indonesia
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
KAI dan INKA memulai integrasi strategis untuk memperkuat industri kereta api nasional. Kebutuhan KRL hingga 2040 diproyeksikan mencapai 156 rangkaian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
Indonesia
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
KAI mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada armada diesel sejak 1 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
Indonesia
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Polresta Surakarta amankan pasangan penumpang KRL yang membuang bayi hasil hubungan gelap di toilet KA Sancaka. Pelaku dijerat pasal KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Tragis, Pasangan Muda Tega Buang Bayi 4 Hari di Toilet KA Sancaka
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Bagikan