Seorang Pria Tewas Terpenggal dalam Serangan di Prancis
Ilustrasi Pembunuhan Senjata Tajam (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)
MerahPutih Internasional - Seorang pria dikabarkan tewas terpenggal dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka di sebuah pabrik di Lyon, Prancis.
Menurut laporan BBC, seorang pria yang diduga kuat sebagai tersangka telah ditangkap. Pelaku pembunuhan tersebut membawa bendera Negara Islam karena bendera tersebut ditemukan di dekat lokasi kejadian.
Menurut media lokal, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat, Jumat (26/6).
Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls telah memerintahkan kepada pihak kepolisian untuk memperketat pengamanan di sekitar Lyon. Serangan itu terjadi hampir enam bulan setelah serangan sebelumnya di sekitar Paris yang menewaskan 17 orang.
Baca Juga:
AS Tuding Tiongkok Dalang Dibalik Pembobolan Data Pegawai
Amerika Serikat Termasuk Negara Berbahaya di Dunia
Umat Buddha Indonesia Jangan Terprovokasi Isu Rohingya
Rohingya Tak Diakui dalam Sensus, Aktivis HAM Kritik Myanmar
Bagikan
Berita Terkait
Jerat Pasal Tersangka Buang Bayi di Solo, Bisa Dikenai Hukuman 15 Tahun Bui
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Polisi Buka-bukaan Alasan Tidak Ambil Sampel Ayah Kandung Alvaro untuk Tes DNA
Forensik Sampai Ubek-Ubek Tenjo Cari Rahang Alvaro, Ternyata Vital Ini Alasannya!
Siang Ini, Alvaro Korban Pembunuhan Ayah Tiri Dimakamkan di Tanah Wakaf Bintaro
Tes DNA Keluar, Keluarga Bawa Pulang Jenazah Alvaro dari RS Polri Hari Ini
Ternyata, Ayah Tiri Alvaro Sempat Jalani Reka Ulang Pembunuhan Sebelum Gantung Diri