Sensasi Pedas Menyambar Berbahan Dasar Itik

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 24 Februari 2018
Sensasi Pedas Menyambar Berbahan Dasar Itik

Enthog Slengit. (Foto: Instagram/@bebekslengit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SANTAPAN bergenre pedas, selalu menjadi primadona di ranah kuliner. Salah satu yang wajib dijajal, enthog alias itik yang diracik dengan konsep tradisional. Tidak hanya pedasnya yang membuat lidah tertawan, aroma dan cita rasanya pun terbilang mumpuni.

Mendapuk enthog atau itik yang berbobot montok, di Bandung kini hadir santapan ciamik berjuluk Enthog Slenget. Berbeda dari galibnya daging enthog yang sedikit amis dan alot, Enthog Slenget justru memiliki aroma yang menggoda selera. Begitu juga dengan tekstur dagingnya yang lembut membuai lidah.

Manager Rumah Makan Enthog Slenget Kang Mamat, Rully Junia Rahman bercerita, kunci kelezatan dari kuliner ini berasal dari cara memasaknya yang mempertahankan kearifan lokal. Enthog sengaja ditempatkan di cobekan tanah liat lalu matang di atas api yang berasal dari bara arang. Tak pelak, Wangi Enthog seolah menghadirkan nuansa khas tradisional.

"Selain dimasak di atas perapian arang, kami juga membubuhkan 12 jenis rempah khas Indonesia, termasuk cabai rawit domba yang pedasnya maksimal," ujar Rully.

Berlokasi di Jalan Bima No 2 Bandung, Enthog Slenget juga diracik dengan adopsi cita rasa aslinya di Yogyakarta. Rasanya berkiblat manis legit dan gurih. Namun untuk menyesuaikan dengan selera warga Bandung, ia memberikan rasa yang lebih seimbang antara manis dan asin gurih.

Namun satu hal yang wajib muncul, yakni berkuah slenget dan panasnya tersimpan lama di cobekan tanah liat. Saat tersaji, enthog terlihat menantang lidah dengan irisan cabai, kuah cantiknya yang berwarna kecokelatan dan sensasi asap.

"Kuah enthog memang harus slenget atau artinya pedasnya menyambar. Demikian juga dengan manis gurihnya yang asli diambil dari gula Jawa," katanya.

Santapan kuah slenget khas Kang Mamat, tak hanya mengandalkan daging enthog yang dipotong-potong dadu. Ada juga pilihan daging ayam serta bakso sapi. "Khusus untuk enthog, dagingnya dipresto dulu selama dua jam kemudian dimasak kembali di atas bara arang," beber Rully.

Seporsi kuah slenget beserta isian serta nasi hangat wajib dicicipi jika ingin makan terasa nikmat. Sebelum rasa penasaran terbayarkan, Netizen juga boleh mengintip menunya lewat Instagram, @enthogslengetkangmamat. Selamat mencoba! (*)

Artikel ini dibuat berdasarkan laporan kontributor Bandung, Yugi Prasetyo. Dapatkan pula artikel terbaru lain di sini.

#Kuliner
Bagikan
Ditulis Oleh

Yugi Prasetyo

Berita Terkait

Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Fun
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Temukan 30 kuliner khas Riau mulai dari gulai patin, mie sagu, bolu kemojo, hingga otak-otak Selatpanjang. Lengkap dengan lokasi hingga harga.
ImanK - Jumat, 12 Desember 2025
30 Kuliner Khas Riau yang Wajib Dicoba: Cita Rasa Melayu yang Kaya Rempah dan Sulit Dilupakan
Kuliner
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Seluruh rangkaian ini menjadi cara Sudestada menutup 2025 dengan meriah.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Merayakan Malam Tahun Baru ala Argentina, Menikmati Torta Galesa hingga Asado
Fun
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
CasaLena Jakarta memperkenalkan menu lunch dan dinner terbaru mulai 1 Desember 2025, menghadirkan pengalaman kuliner Latin American Grill yang lebih fokus dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
ni merupakan perdana bakso Solo buka setelah tutup sejak Senin (3/11).
Dwi Astarini - Jumat, 07 November 2025
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Kuliner
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Gastrodiplomacy merupakan strategi kebudayaan dan ekonomi yang memperkenalkan identitas bangsa melalui cita rasa.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Kuliner
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Hidangan fusion Korea yang disajikan dibuat dari bahan-bahan terbaik dari seluruh Korea
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuliner
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Bakso Boedjangan menghadirkan inovasi terbaru kuah keju.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Bagikan