Semua Sudah, Tinggal Asyik yang Belum Beri Selamat ke Ridwan Kamil

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 28 Juni 2018
Semua Sudah, Tinggal Asyik yang Belum Beri Selamat ke Ridwan Kamil

Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat (tengah)-Ahmad Syaikhu (kedua kanan) saat jumpa pers hasil hitung cepat lembaga survei Pilgub Jawa Barat 2018 di Ho

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tinggal Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang belum mengucapkan selamat kepada pasangan Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum yang memenangkan Pilkada Jawa Barat berdasarkan hasil hitung cepat mayoritas lembaga survei.

"Tidak ada yang bisa mengklaim kemenangan dalam Pilkada Jabar berdasarkan hasil quickcount," kata Sudrajat dalam jumpa pers di kantor kemenangan Asyik, kemarin

Menurut Sudrajat, semua kemungkinan masih terbuka sampai ada keputusan resmi pemenang Pilkada Jabar dari KPU Jawa Barat. "Masih berlanjut sampai ada hasil final dari KPU," tegas dia.

ridwan kamil dan hasanuddin
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut satu Ridwan Kamil (kiri)berbincang dengan Calon Gubernur Jawa Barat nomor dua TB Hasanuddin saat mengikuti debat publik ketiga Pilgub Jabar di Bandung, Jawa Barat, Jumat (22/6) malam. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Hari ini, kubu Asyik kembali menegaskan sikap mereka belum mau mengakui hasil hitung cepat Pilkada Jabar. Bahkan, Wakil Ketua Tim Sukses Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) Imam Budi Hartono menuding ada ketidakakurat data dan metodelogi dalam hitung cepat yang memenangkan Ridwan Kamil.

"Saya melihat beberapa lembaga survei terjadi beberapa kesalahan dalam Pilgub Jabar," kata Wakil Ketua Tim Sukses Asyik Imam Budi Hartono di Depok, Kamis (28/6).

Imam merujuk dari data elektabilitas yang dikeluarkan jauh dari hasil real count, "kita bayangkan Asyik dikatakan hanya memperoleh 7 persen atau paling besar 12 persen tapi ternyata 30 persen, Rindu (Ridwan Kami-UU Ruzhanul Ulum) dan 2DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi) di 40-an persen, jauh sekali hanya di 30-an persen," tutur dia.

"Mereka seharusnya bisa mempertanggungjawabkan metode ilmiah yang dikatakan hasil elektabilitas tak akan jauh dari hasil pilkada," imbuh anggota DPRD Jabar itu

Politikus PKS itu juga mempertanyakan tentang real count yang mengklaim margin of error hingga 1 persen. Imam beralasan ketika timnya menghitung secara metologi dengan jumlah TPS Jabar 74.954 dan sampel 400 TPS margin of error-nya adalah 5 persen. "Kita tunggu hasil resmi tim Asyik dan KPU Jabar," tandas dia.

Deddy dan Hasanuddin Legawa

deddy mizwar
Cagub Deddy Mizwar saat mengucapkan selamat atas kemenangan Ridwan Kamil berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei di Pilkada Jabar 2018. Foto: Antara

Sebaliknya, Pasangan Deddy Mizwar dan Deddy Mulyadi sudah legawa menerima apapun hasil pencoblosan hari ini. Bahkan, Deddy sudah mengucapkan selamat kepada pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul atas kemenangannya mereka berdasarkan hasil hitung cepat sementara. "Selamat untuk Ridwan Kamil sebagai gubernur Jawa Barat," tegas dia, kemarin.

Pasangan Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan yang menduduki posisi paling buncit dalam hitung cepat juga sudah mengucapkan selamat kepada Ridwan Kamil. Bahkan, Hasanuddin langsung datang ke Posko kemenangan pasangan Rindu yang mengusung Wali Kota Bandung itu.

Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum (Rindu) muncul sebagai pemenang versi mayoritas lembaga survei pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

"Dan saya akan mengucapkan Selamat untuk pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum. Kami punya tradisi yang kalah harus menghormati yang menang. Dan harus mendukung untuk membangun Jawa Barat yang sejahtera dan berkeadilan," ujar Kang Hasan, sapaan karibnya, semalam. (*)

#Pilkada Jawa Barat #Ridwan Kamil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Taufik menjelaskan peluang tersebut terbuka, terutama untuk melengkapi berkas perkara para tersangka yang sudah ditahan KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Indonesia
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
KPK mengusut asal-usul sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) yang tidak dilaporkan dalam LHKPN.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
Indonesia
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Pendalaman tersebut difokuskan pada intensitas komunikasi serta perjalanan ke luar negeri yang kerap dilakukan Ridwan Kamil selama menjabat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Indonesia
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Indonesia
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
KPK yakin RK akan hadir untuk menjalani pemeriksaan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
Indonesia
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
KPK memanggil Ridwan Kamil untuk diperiksa dalam dugaan korupsi dana iklan Bank BJB senilai Rp222 miliar. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
Bagikan