Sembilan Desa Terancam Diterjang Tsunami akibat Letusan Gunung Hobal

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 29 November 2021
Sembilan Desa Terancam Diterjang Tsunami akibat Letusan Gunung Hobal

lustrasi erupsi gunung api. ANTARA/Ho-Creative Commons cc0.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi, Bencana dan Geologi (PVBMG) menyatakan bahwa tsunami dapat terjadi di sejumlah desa di sekitar kaki gunung Ile Werung jika gunung api bawah laut yang disebut gunung Hobal meletus dengan kekuatan yang besar.

"Berdampak tsunami atau tidak itu tergantung dari seberapa kuat atau tingginya letusan gunung itu," ujar Pengamat gunung api dari pos pemantau gunung Api Ile Werung Wilson Wuri Wutun di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (29/11)

Baca Juga

Terserang Hipotermia di Pos 3, Dua Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi

Pernyataan itu disampaikannya berkaitan dengan adanya erupsi dan bualan dari gunung api bawah laut yang menurut kepercayaan warga sekitar adalah anak dari gunung Ile Werung.

Kini ada sekitar sembilan desa di Kecamatan Atadei yang berdekatan dengan gunung api bawah Laut atau gunung Hobal tersebut. Kesembilan desaitu yakni Desa Dulir, Knotan, Kahatawa, Mulandoro, Leworaja, Atakera, Luki dan Wulandoni serta desa Lamalera.

"Kita bersama pemerintah daerah sudah berkoordinasi untuk mengingatkan warga setempat agar selalu waspada," sambung dia.

Wilson menerangkan menimbang bahwa aktivitas erupsi di gunung api Hobal itu merupakan salah satu manifestasi aktivitas Gunung api Ile Werung maka tingkat aktivitas Ile Werung dinaikkan dari Level satu atau normal menjadi Level dua atau waspada.

"Ini terhitung sejak pukul 10.00 WITA pagi tadi," katanya

Baca Juga

PPKM Level 3 Libur Nataru Bikin Target Retribusi Pariwisata Gunung Kidul Merosot

Gunung api Hobal sendiri berjarak sekitar dua kilometer dari gunung Ile werung ke arah laut. Kedahsyatan letusan Gunung Hobal pernah terjadi pada 1979 yang melenyapkan puncak kawah gunung tersebut.

PVBMG merekomendasikan untuk sementara waktu masyarakat menghindari aktivitas di sekitar pantai di sekitar area lokasi bualan dan menghindari berlayar atau melaut di sekitar area tersebut untuk mengantisipasi potensi perubahan kenaikan muka air laut.

"PVMBG terus melakukan pemantauan dan evaluasi aktivitas kompleks Gunung api Ile Werung dan melakukan koordinasi dengan BPBD setempat untuk melakukan sosialisasi," pungkas Wilson. (*)

Baca Juga

Gunung Merapi Luncurkan Belasan Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

#Tsunami #Kupang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
BMKG mengungkapkan, bahwa potensi tsunami di Selat Sunda tergolong rendah. Hal itu berdasarkan pemantauan data HF Radar.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
BMKG Pastikan Selat Sunda Aman, Potensi Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Rendah
Indonesia
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
BMKG mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang dimutakhirkan menjadi M 7,0 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Setelah Gempa NTT
Indonesia
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Tsunami ‘Kecil’ Terjadi di Sejumlah Wilayah Menyusul Gempa M 7,7 NTT
Indonesia
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sekitar 30 kilometer laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Peringatan Tsunami di NTT, Gempa M7,7 Guncang Nagekeo hingga Dirasakan di Flores
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Berdasarkan hasil evaluasi alat pemantau muka air laut, gelombang tsunami minor telah terdeteksi di beberapa stasiun pemantau pantai.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Indonesia
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami pertama pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6) pagi, telah tiba.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Indonesia
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Gempa 7,7 SR di Pantai Selatan Mindanao, Filipina, memicu kepanikan warga Kepulauan Sangihe.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Bagikan