Seluruh Daerah Kirimkan Pejabat Buat Perwakilan Saat Penutupan PON Papua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Oktober 2021
Seluruh Daerah Kirimkan Pejabat Buat Perwakilan Saat Penutupan PON Papua

Pembukaan PON XX Papua. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perwakilan-perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari 34 Provinsi akan hadir di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (15/10), untuk menyaksikan secara langsung upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Sudah sekira 60 persen perwakilan Forkopimda yang akan datang pada penutupan PON Papua," kata Wakil Sekretaris VI Bidang Penghubung Antar KONI PB PON XX Papua, Jus Jefri Kaunang di Jayapura, Selasa (12/10).

Baca Juga:

Pemprov DKI Siapkan Tempat Isolasi Atlet Sepulang dari PON Papua

Perwakilan Forkopimda itu antara lain gubernur, anggota dewan perwakilan rakyat daerah, panglima daerah militer, kepala kepolisian daerah, hingga kepala kejaksaan tinggi. PB PON telah berkoordinasi dengan berbagai perwakilan pimpinan dari berbagai daerah agar bersedia datang ke acara penutupan PON Papua.

"Kami minta kepada para tamu untuk melakukan konfirmasi paling lambat pada 9 Oktober ke panitia," kata Jefri yang mengatakan perwakilan-perwakilan pimpinan daerah antusias untuk turut hadir di Jayapura dikutip Antara.

Jefri memperkirakan, para perwakilan pimpinan dari berbagai daerah itu akan membawa serta lebih dari satu staf untuk turut hadir sehingga akan banyak perwakilan daerah lain yang datang ke Papua.

"Kami akan melayani tamu-tamu dari Forkopimda itu secara optimal saat upacara penutupan," katanya.

Stadion Lukas Enambe Papua. (Foto: Antara)
Stadion Lukas Enambe Papua. (Foto: Antara)

Ketua Panitia Seremoni Penutupan PON XX Papua M. Umar Reliubun mengatakan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan hadir dan menutup PON Papua di Stadion Lukas Enembe, pada Jumat (15/10). Upacara penutupan pesta multi-cabang olahraga nasional itu akan berbeda dengan upacara pembukaan karena ada pembatasan jumlah penari yaitu 200 orang.

Namun, upacara yang akan digelar pada pukul 19.00 WIT itu, tetap akan dimeriahkan sejumlah selebritas lokal dan nasional dan pesta kembang api sebagaimana terdapat pada upacara pembukaan. Kapasitas kursi penonton pada upacara penutupan juga tetap sama sebagaimana pembukaan yaitu dibatasi 25 persen. (*)

Baca Juga:

Wagub Berharap Atlet DKI di PON Papua Kembali dalam Keadaan Sehat

#PON Papua #Pekan Olahraga Nasional #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Prajurit menemukan beberapa senapan angin tanpa laras, selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter dan 9 milimeter, gelang bermotif Bintang Kejora, kamera, dan telepon genggam rusak
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Marinir Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Sita Senjata Diduga Milik KKB Yahukimo
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan