Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selfie di Museum Galeri, Kenapa Tidak?

 Irene Gianov Irene Gianov - Senin, 03 April 2017
Selfie di Museum Galeri, Kenapa Tidak?

Mia Maria berpendapat selfie di galeri merupakan salah satu bentuk apresiasi (Foto MP/ Irene Gianov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Masyarakat Indonesia sudah jauh lebih baik dalam mengapresiasi seni dan seniman penghasil karyanya. Saat pembukaan Jakarta Biennale, hadir lebih dari 8000 orang, dan ada lebih dari 2000 pengunjung selama beberapa waktu acara tersebut berlangsung.

“Orang bilang ngapain orang-orang ke museum galeri cuma selfie-selfie. Kalau mereka dateng ke galeri cuma selfie, atau ke museum cuma selfie, mereka menganggap background mereka itu cool. Why not, that’s the part of appreciation,” ujar Mia Maria, seorang kurator lukisan menanggapi apresiasi masyarakat seputar seni.

Saat ini Mia Maria sedang menangani sebuah museum di bagian edukasinya. Museum tersebut dinamakan Museum MACAN (Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara) dan akan dibuka umum pada 7 November 2017 nanti.

Museum MACAN merupakan ide langsung dari seorang kolektor bernama Harjanto Adikusumo. Ia menyediakan karya-karya koleksinya, membuat museum yang baik, dan dibuka untuk publik sehingga koleksinya bisa diakses publik dengan mudah.

Sekarang sedang disiapkan agar museum bisa tampil baik, termasuk mengatur gedung, penyimpanan, suhu ruangan, manajemen, serta menguatkan kuratorialnya. Museum MACAN menyediakan dirinya sebagai wadah layanan masyarakat yang juga berfokus pada pendidikan.

Saat ini, Yayasan Museum MACAN sedang membangun hubungan dengan sekolah-sekolah, mencari tahu apa kebutuhan pendidikan seni di Indonesia, khususnya Jakarta. Berkaitan dengan materi edukasi, Museum MACAN menyediakan sebuah solusi yaitu education resource kit yang akan dibagiakan ke sekolah-sekolah.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Siapa Bilang Jadi Seniman Tidak Bisa ‘Hidup’?

#Seni Rupa #Seniman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
ShowBiz
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 menggandeng seniman visual Marishka Soerkarna untuk merumuskan konsep artistik festival melalui pendekatan visual yang sarat emosi dan refleksi sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Lewat Visual Surealis, Marishka Soerkarna Hidupkan Atmosfer Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Synchronize Festival 2026 menggandeng seniman multidisiplin Marishka Soekarna untuk merancang identitas visual festival. Simak profil dan konsep visual yang diusung.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Synchronize Festival 2026 Gandeng Marishka Soekarna untuk Rancang Identitas Visual
Fun
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Art Jakarta Papers 2026 sukses digelar. Pameran ini mencatat 9.289 pengunjung di edisi perdana.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Sukses Digelar, Catat 9.289 Pengunjung di Edisi Perdana
Fun
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Jakarta Art Papers akan digelar perdana pada 5-8 Februari 2026 di Jakarta, menghadirkan 28 galeri Asia dan menyoroti seni rupa berbasis kertas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Ragam Aktivitas di Jakarta Art Papers 2026, dari Instalasi hingga Diskusi Seni
Lifestyle
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Art Jakarta Papers 2026 digelar pada 5-8 Februari. Pameran ini juga dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Art Jakarta Papers 2026 Digelar Perdana, Fadli Zon Soroti Nilai Historis Kertas
Fun
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Museum MACAN menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan sesi gambar Social Mapping secara global. Karya perupa kelas dunia Oscar Murillo
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
Social Mapping: Jejak Kreatif Pengunjung Museum MACAN di Bienal Sao Paulo Brasil
Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Fun
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Area ini seakan menjadi oasis yang mengajak tamu berhenti sejenak, meresapi keindahan seni dan desain yang berpadu harmonis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Antara Alam dan Modernitas: Konsep Unik VIP Lounge Art Jakarta 2025
Bagikan