Selamat Hari Kartini

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 21 April 2016
Selamat Hari Kartini

RA Kartini. (Foto: Screenshot Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - "Habis Gelap Terbitlah Terang", kalimat tersebut sangat melekat pada sosok perempuan Jawa bernama Raden Ajeng Kartini.

Karena tulisan-tulisannya yang menyuarakan hak-hak kaum perempuan, Kartini menjadi salah satu pahlawan nasional bangsa Indonesia dan setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini.

Kartini lahir di Jepara, Jawa Tengah, pada 21 April 1879, sayangnya perempuan keturunan ningrat ini meninggal di usia muda saat ia berusia 25 tahun tepatnya pada 17 September 1904.

Kartini adalah putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja.

Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Hingga detik ini, Kartini memiliki nama yang harum, setiap tanggal 21 masyarakat Indonesia memperingati hari kelahirannya sebagai tanda pemulihan hak-hak sosial kaum perempuan.

Selamat Hari Kartini.

BACA JUGA:

  1. Motivasi RA Kartini untuk Kaum Perempuan
  2. Hari Kartini, Ini Pesan Airin Rahmi Diany Untuk Perempuan
  3. Trio Srikandi, Inspirasi "Kartini" Muda Dunia Olahraga
  4. Sosok Kartini Tua Di TPA Rawa Kucing
  5. Makna Lagu Ibu Kita Kartini

 

#R.A Kartini
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Meriahkan Hari Kartini, Ibu-Ibu Ikuti Pelatihan Gelung dan Sanggul Nusantara
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, ibu-ibu mengikuti pelatihan membuat gelung dan sanggul Nusantara di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Meriahkan Hari Kartini, Ibu-Ibu Ikuti Pelatihan Gelung dan Sanggul Nusantara
Indonesia
Indonesia Gelar Pameran Surat Kartini di Kantor Pusat UNESCO
Setiap tanggal 21 April, Indonesia memperingati hari Kartini, sebagai simbol perjuangan perempuan terutama terkait kesetaraan gender.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
 Indonesia Gelar Pameran Surat Kartini di Kantor Pusat UNESCO
Berita Foto
Antusias Siswa-Siswi YPAC dalam Fashion Show Busana Adat Indonesia Memperingati Hari Kartini
Siswi YPAC memperagakan busana Adat Betawi dalam rangka memperingati Hari RA Kartini di Sekolah YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Antusias Siswa-Siswi YPAC dalam Fashion Show Busana Adat Indonesia Memperingati Hari Kartini
Indonesia
Peselancar Tuli di Hari Kartini: Taklukkan Ombak Kuta Pakai Kebaya
Kehadiran para peselancar difabel ini mendapat apresiasi besar dari peserta lain, termasuk Salini Rengganis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Peselancar Tuli di Hari Kartini: Taklukkan Ombak Kuta Pakai Kebaya
Indonesiaku
10 Ucapan Peringati Hari Kartini 2026: Inspirasi Perempuan Mandiri dan Berkarya
Kumpulan 10 ucapan Hari Kartini 2026 penuh makna. Cocok untuk caption, status, dan inspirasi perempuan mandiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
10 Ucapan Peringati Hari Kartini 2026: Inspirasi Perempuan Mandiri dan Berkarya
Lifestyle
Hari Kartini 2026: Tanggal, Sejarah, dan 21 Ucapan Menyentuh
Hari Kartini 2026 diperingati 21 April. Simak sejarah singkat dan 21 ucapan selamat Hari Kartini penuh makna dan inspirasi.
ImanK - Sabtu, 18 April 2026
Hari Kartini 2026: Tanggal, Sejarah, dan 21 Ucapan Menyentuh
Indonesia
Viral! Surat-Surat R.A. Kartini Masuk Daftar Memory of the World, Bukti Perempuan Indonesia Punya Kontribusi Penting untuk Peradaban Dunia
Masuknya surat-surat Kartini ke dalam daftar UNESCO menunjukkan bahwa dunia mengakui warisan intelektual dan sumbangan pemikiran Indonesia bagi peradaban global
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
Viral! Surat-Surat R.A. Kartini Masuk Daftar Memory of the World, Bukti Perempuan Indonesia Punya Kontribusi Penting untuk Peradaban Dunia
Berita Foto
Deretan Tokoh Perempuan Indonesia Raih Penghargaan RA Kartini Award 2025
Ketua Umum Pita putih Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo (kanan) menerima penghargaan RA Kartini Award 2025 Kategori Inspiring Women in Empowering Women dari CEO Transmedia, Atiek Nur Wahyuni dalam malam anugerah RA Kartini Award 2025 di Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 26 Juni 2025
Deretan Tokoh Perempuan Indonesia Raih Penghargaan RA Kartini Award 2025
ShowBiz
Pementasan ‘Terbitlah Terang’ Gemakan Suara Kartini lewat Pembacaan Surat dan Gagasannya
Sebuah penghormatan terhadap pemikiran, perjuangan, dan jiwa seorang Raden Ajeng Kartini, sosok yang hingga hari ini masih menjadi nyala api bagi perempuan dan bangsa Indonesia.
Dwi Astarini - Rabu, 23 April 2025
Pementasan ‘Terbitlah Terang’ Gemakan Suara Kartini lewat Pembacaan Surat dan Gagasannya
Indonesia
Hari Kartini, Ketua DPR Soroti Angka Pelecehan Perempuan Tinggi Minta Korban Berani Bersuara
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia untuk tidak takut bersuara jika menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual.
Wisnu Cipto - Senin, 21 April 2025
Hari Kartini, Ketua DPR Soroti  Angka Pelecehan Perempuan Tinggi Minta Korban Berani Bersuara
Bagikan