Selama Cuti Kampanye, Ini Pesat Djarot kepada Bawahan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 06 Maret 2017
Selama Cuti Kampanye, Ini Pesat Djarot kepada Bawahan

Djarot mengacungkan dua jari saat Konser Gue 2. (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan dirinya bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih melayani warga Jakarta sebelum mengambil cuti kampanye pada Pilgub DKI 2017 putaran dua.

"Jadi saya bersama dengan Pak Ahok masih melayani warga, karena kepentingan warga itulah yang nomor satu yang harus dilayani, itu kondisi kita ya. Sehingga saya diminta untuk memimpin rapim terlebih dahulu, sampai seluruh warga sudah terlayani dengan baik, jadi begitu," kata Djarot saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (6/3).

Djarot menjelaskan siap mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pihak pemerintah. Bila mereka diminta untuk cuti, maka mereka siap untuk mengambil cuti saat kampanye.

"Kami ini kan selalu taat kepada aturan, kami selalu disiplin, baik disiplin pada aturan, pada waktu ya, oleh sebab itu otomatis kalau kami disuruh cuti ya kami cuti, itu saja. Sehingga segera kita akan menunggu surat dari Kemendagri," tuturnya.

Soal kampenye besok, Djarot menambahkan kampanye bisa dilakukan bisa juga tidak dilakukan. Menurutnya, biarlah proses aturan dapat berjalan dengan sendirinya.

"Kampanye itu kan, bisa kita ambil bisa tidak kita ambil, ya gak? Ya bisa kita ambil bisa juga tidak. Nah, oleh sebab itu biarkan proses ini, preses pemerintahan, aturan berjalan terlebih dahulu. Karena balik lagi itu, karena itu taat aturan," jelasnya

Djarot menuturkan, hal yang penting sekarang ini adalah koordinasi terus berjalan pada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk memberikan pelayan yang terbaik pada warga Jakarta.

"Apa lagi kita tahu bahwa bulan Maret, April kita masih menghadapi cuaca ekstrem. Kemudian kemarin kami pesan juga ada beberapa titik di mana sudah bersedia dibikin umbul-umbul. Kemudian saya ketemu sama warga, saya juga titip kepada plt, sebelumnya kan kami sudah mengajukan untuk penambahan atau peningkatan dana operasional bagi RT dan RW, surat sudah ada di DPRD, tinggal menunggu nanti pergubnya. Saya titip kepada seluruh SKPD tetap semangat untuk bisa melayani warga dengan sebaik-baiknya. Bagi kami adalah kepentingan warga yang nomor satu, pelayanan yang terbaik adalah nomor satu. Itulah yang menjadi skala prioritas kami," tandasnya. (Abi)

Baca berita juga terkait Pilgub DKI 2017 di: Ahok Belum Tahu Siapa Plt Gubernur DKI

#Gubernur Ahok #Gubernur DKI Jakarta #Pilgub DKI 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan