Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selalu Ada Kebahagiaan di Sekolah Insan Anugrah

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 14 Desember 2023
Selalu Ada Kebahagiaan di Sekolah Insan Anugrah

Sejumlah murid dengan down syndrome melakukan aktivitas menari di Sekolah Insan Anugrah, Depok, Jawa Barat. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBAHAGIAAN seorang ibu adalah ketika melihat anaknya tertawa, tersenyjm, dan selalu ceria sepanjang hari. Itu yang membuat Sekolah Insan Anugrah terus maju memberikan kebahagiaan pada anak-anak dengan down syndrome dan autisme.

Sekolah yang berada di kawasan Limo, Depok, Jawa Barat. tak pernah surut dengan keriuhan yang melambari anak-anak untuk mendapatkan kegembiraan dan kebahagiaan sepanjang hari.

Baca Juga:

Telisik Fakta Down Syndrome

anak
Memiliki misi pendidikan khusus untuk anak down syndrome. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Dilansir dari laman Antara, sekolah ini diawali dari seorang ibu, Junika yang menghendaki anaknya, Irfan, anak down syndrome untuk mendapatkan kebahagiaan. Maka pada 4 januari 2010 berdirilah Sekolah Insan Anugrah.

Sekolah ini memiliki misi pendidikan khusus untuk anak down syndrome. Sebelum sekolah ini berdiri, Irfan pernah mengikuti pendidikan di sekolah khusus tingkat taman kanak-kanak (TK). Seiring berjalannya waktu Junika merasa bahwa tingkat pendidikan TK sudah tidak mencukupi bagi perkembangan Irfan. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan Irfan ke tingkat SD membawa sang ibu menghadapi berbagai tantangan.

Junika kemudian membawa anaknya ke sekolah luar biasa atau umum, sayangnya Irfan yang energik ternyata tidak mudah beradaptasi. Kemudian pada titik itu membawa Junika mengambil langkah berani untuk mendirikan sekolah bagi anak-anak down syndrome dan autisme.

Sekolah Insan Anugerah menjadi tempat anak-anak berkebutuhan khusus tumbuh dan berkembang dengan optimal. Orang tua pun merasakan manfaatnya, melihat anak-anak mereka pulang dengan kebersihan dan kemandirian yang luar biasa.

Tak hanya memupuk semangat mandiri, namun sekolah itu juga merangkai pelajaran dengan mempersembahkan keindahan seni dengan melibatkan seni lukis dan tari.

Baca Juga:

Penyandang Down Syndrome Jadi Model Skincare Lokal

down syndrome
Anak down syndrome saat bermain (kiri) dan tangan seorang guru membantu murid down syndrome dalam merapikan mainan (kanan) di Sekolah Insan Anugrah, Depok, Jawa Barat. (ANTARA/Rivan Awal Lingga)

Masa pandemi COVID-19, banyak siswa dan guru di sekolah itu yang meninggalkan lingkungan pendidikan. Jumlah guru yang awalnya empat orang, menyusut menjadi dua orang sejak pandemi hingga saat ini. Kala itu sistem pembelajaran jarak jauh pun tidak bisa dilakukan oleh Junika, karena keterbatasan murid dengan down syndrome dan autisme.

Keterbatasan ekonomi pada orang tua murid juga menjadi salah satu alasan sekolah tersebut menyisakan delapan siswa saja. “Kalau orang tua yang tidak mampu membayar, saya tetap mengarahkan untuk sekolah di SLB yang gratis,” ungkapnya.

Dengan hati yang tulus dan penuh cinta, ia telah berhasil membina hubungan yang begitu mendalam sehingga murid-muridnya tidak hanya dianggap sebagai siswa. Melainkan diterima dengan sepenuh hati seolah mereka adalah anak-anak kandung yang sangat dicintainya.

Junika yang memiliki buah hati dengan keistimewaan down syndrome sebagaimana orang tua murid lainnya. Dengan begitu gairah berjuang tumbuh kembali untuk mempertahankan keberlangsungan sekolah itu.

“Begitu melihat anak-anak, dan mungkin saya juga pernah mengalami seperti orang tua lainnya, rasa jenuh langsung hilang, langsung semangat lagi,” kata dia. (*)

Baca Juga:

Boneka Barbie Berfigur Sindrom Down Sebarkan Pesan Inklusivitas

#Pendidikan #Desember Sebangsa Bahagia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Tahir Solo Museum resmi dibuka di Solo dengan koleksi dinosaurus terbesar di Indonesia. Tiket Rp30 ribu untuk pelajar, Rp50 ribu dewasa, buka setiap hari 09.00–17.00 WIB.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Museum Koleksi Dinosaurus Terbesar RI Mulai Dibuka, Pemkot Solo Umumkan Tiketnya Segini!
Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Pemerintah Siapkan Kuliah Gratis di Universitas Republik Indonesia, Biaya Ditanggung APBN
Pemerintah akan membuka program kuliah gratis di Universitas Republik Indonesia (URI). Mahasiswa S1 mendapat beasiswa penuh dengan seluruh biaya ditanggung APBN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Pemerintah Siapkan Kuliah Gratis di Universitas Republik Indonesia, Biaya Ditanggung APBN
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Universitas Republik Indonesia (URI) resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto dan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan kepemimpinan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Peningkatan kesejahteraan guru harus menjadi salah satu prioritas sebab guru merupakan ujung tombak pendidikan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Komisi X DPR Dorong Presiden Prabowo Naikkan Gaji Guru
Indonesia
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Kondisi bangunan dikategorikan rusak berat sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Pemprov DKI Prioritaskan Perbaikan SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh
Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Bagikan