Presiden Prabowo Dorong Mahasiswa Terlibat di Proyek Strategis, Persiapkan SDM Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Foto: Cahyo - Biro Pers Sekretariat Presiden
MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa tingkat akhir agar diberikan ruang praktik dan keterlibatan langsung dalam proyek-proyek strategis nasional. Hal itu dikatakan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto setelah dipanggil Presiden ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/11).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta percepatan penyiapan sumber daya manusia (SDM) nasional agar mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor pembangunan.
"Penyiapan SDM ya, terutama bagaimana para calon SDM yang dari kampus itu mulai dilatih. Pak Presiden meminta sebelum lulus barangkali itu juga sudah bisa dilatih ke beberapa hal yang memang diperlukan dari bangsa ini. Sekarang kita ada beberapa hal, apakah itu sektor pertanian, sektor industri," ujar Brian dalam keterangan pers.
Brian menjelaskan bahwa Prabowo menginginkan pola pembinaan yang lebih komprehensif, tidak hanya melalui program magang setelah kelulusan, tetapi juga melalui pengalaman praktik ketika mahasiswa masih berada di tingkat akhir. Dengan demikian, lulusan baru dapat langsung siap terjun dalam berbagai kebutuhan pembangunan nasional.
"Jadi para SDM ini, sebelum lulus, para mahasiswa di tingkat akhir itu sebisa mungkin sudah dilibatkan pada berbagai proyek nasional yang terkait dengan Asta Cita, proyek-proyek lainnya sehingga diharapkan mereka nantinya siap ketika lulus," ungkap Brian.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan 150 Program Pendidikan Dokter Spesialis Buat Dikirim ke Seluruh Berbagai Daerah
Saat ditanya apakah program tersebut mencakup perluasan skema magang, Brian membenarkan hal itu. Namun, ia menegaskan Presiden Prabowo menginginkan pendekatan yang jauh lebih luas.
"Ya, termasuk itu magang juga, tetapi Pak Presiden juga meminta lebih luas lagi begitu. Jadi tidak hanya di sektor magang. Ketika bersekolah pun, kalau magang kan sudah lulus ya, tapi di tingkat akhir pun diharapkan juga bisa melakukan praktik-praktik yang sesuai dengan bidangnya," ucap Brian.
Lebih lanjut, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia di sejumlah sektor strategis, mulai dari pertanian, industri, hingga berbagai bidang prioritas Asta Cita yang menjadi fondasi pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.(asp)
Baca juga:
Prabowo dan PM Inggris Temu Virtual, Bahas Kemitraan Maritim, Pendidikan hingga Isu Global
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Presiden Prabowo Dorong Mahasiswa Terlibat di Proyek Strategis, Persiapkan SDM Nasional
Legislator Usulkan 3 Pilar Transformatif Generasi Digital untuk Perkuat Digitalisasi Pembelajaran
Pemprov Jateng Kembalikan Kebijakan 6 Hari Sekolah Jadi Polemik, Wagub Taj Yasin: masih Dikaji
Persaingan Program Magang Nasional Sangat Ketat, Pelamar Sampai 1000 Orang ke Institusi Besar
Legislator PKB Ingatkan Program Guru Wali Jangan Tambah Beban Mengajar
Sekolah Bisa Ajukan Perbaikan Gedung Via Online, DPR: Harus Disosialisasikan secara Masif
Smartboard Dukung Digitalisasi Pendidikan, Komisi X DPR Ingatkan Guru agar tak Menyalahgunakannya
Pramono Anung Lantik 673 Kepala Sekolah, Minta Sekolah Bebas Perundungan
Prabowo Janjikan Pendidikan Dokter, Perawat, Paramedis Dibiayai Negara dengan Beasiswa Penuh
Wamendikdasmen Ingin Sentralisasi Guru, Mudahkan Redistribusi Guru