Selain APBD, Sandiaga Juga Minta Masyarakat Awasi Narkoba
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan masyarakat untuk juga mengawasi peredaran kasus narkoba, selain mengawasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2018.
"Sama seperti APBD kemarin, saat itu dibukakan kesempatan untuk melihat terang benderang," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (18/12) malam.
Politisi Partai Gerindra itu juga menyakini bahwa dalam pemberantasan narkoba di tempat hiburan, tidak akan ada aksi persekusi oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berjanji pengawasan kejahatan narkoba akan berlangsung tertib. "Kita jaga, kita jaga, kita atur soal persekusi. Namun yang lebih penting sekarang soal narkoba," ujar Sandiaga.
Dalam pemberantasan narkoba di Jakarta, mantan Ketua Hipmi tersebut juga berjanji akan berkerja sama dengan masyarakat berserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI terkait.
"Kita akan hadir bersama masyarakat bahwa di situ tidak boleh ada lagi soal narkoba, Satpol PP dan Dinas Pariwisata juga," tandasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Ruang Terbuka Hijau Jakarta Baru 5,6 Persen di 2025, Pemprov Kejar Target 30 Persen pada 2045
Dana Transfer Daerah Dipangkas, Target Sekolah Swasta Gratis DKI 2026 Turun Jadi 100 Sekolah
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap
Pemprov DKI Alokasikan Triliunan Rupiah untuk Transportasi dan Pendidikan di APBD 2026
APBD Jakarta 2026 Rp 81,32 Triliun, Masih Fokus Masalah Banjir hingga Kemacetan
BNN Ungkap Peran Dewi Astutik, Bandar Narkoba Lintas Negara yang Rekrut Ratusan WNI
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
BNN Ungkap Jejak Kelam Dewi Astutik, Sempat Mengajar Bahasa Mandarin sebelum Jadi Bandar Narkoba Lintas Negara