Sekjen PDIP Tanam Pohon Saat Blusukan ke Rusun Tanah Tinggi Jakarta

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 14 Januari 2024
Sekjen PDIP Tanam Pohon Saat Blusukan ke Rusun Tanah Tinggi Jakarta

Hasto Kristiyanto. (Foto: MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dalam rangka peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan (PDIP), Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto melakukan blusukan dan bertemu warga di kawasan Rusun Tanah Tinggi, Senen, Jakarta, Minggu (14/1), pagi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Hasto yang mengenakan pakain hitam bertuliskan Ganjar-Mahfud hadir di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga:

PDIP Ungkap Nilai Historis Ganjar-Mahfud yang Punya Akar Sejarah Kuat

Kehadiran Hasto disambut oleh warga Rusun Tanah Tinggi serta Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Wa Ode Herlina.

Hasto terlihat menyapa masyarakat yang berkumpul di lapangan Rusun Tanah Tinggi. Dia juga menanyakan kabar para warga yang tinggal di sana.

“Pagi bapak ibu, apa kabarnya. Sehat selalu,” ucap Hasto sambil menyalami satu-persatu warga Rusun Tanah Tinggi.

Sebelum memulai acara, Hasto bersama ratusan warga Rusun Tanah Tinggi juga berkesempatan foto bersama.

Politisi asal Yogyakarta ini juga mengajak warga Rusun untuk mengacungkan tiga jari sebagai dukungan kepada paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Ayo foto bersama ibu-ibu. Salam tiga jari,” ajak Hasto.

Senyum semringah pun terpancar dari para warga Rusun Tanah Tinggi yang ikut berfoto bersama.

Sementara, Ketua RW 014, Wahidin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Hasto dan rombongan PDIP ke wilayah Rusun Tanah Tinggi.

Baca Juga:

Konsolidasikan Kekuatan Ganjar-Mahfud di Yogyakarta, Hasto Minta Kader PDIP Berani Lawan Intimidasi

Dia juga mengucapkan selamat HUT ke-51 PDIP yang berlangsung pada 10 Januari 2024, lalu.

“Selamat HUT ke-51 PDIP, kita doakan PDIP makin maju. Harapan kita sebagaia warfa Rusun, apa yang menjadi keluhan masyarakat bisa terrealisasi,” kata Wahidin.

Lebih lanjut, acara blusukan Hasto ini juga diisi dengan menanam pohon bersama serta membagikan telur sebagai salah satu program untuk mengentaskan stunting.

Hasto bersama Ketua RW 014, Wahidin serta perwakilan warga pun menanam pohon di lingkungan Rusun Tanah Tinggi. Di mana, tanamannua adalah pohon jambu, serta tanaman buah-buahan lainnya.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud ini menyampaikan bahwa menanam pohon merupakan kebiasaan dan watak politik PDIP yang terus merewat pertiwi.

Hal itu juga sesuai intrsuksi dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang terus merawat pertiwi lewat gerakan menanam pohon.

“Ini merupakan watak dan tradisi dari PDI Perjuangan yang terus merawat pertiwi dengan menanam pohon. Apalagi, setiap HUT dan acara partai selalu diisi dengan kegiatan menanam pohon sesuai kebiasaan Ibu Megawati yang cinta akan tenaman,” jelas Hasto. (Pon)

Baca Juga:

Ikut Berpose 3 Jari, PDIP Jamin Netralitas Wapres Ma'ruf Amin

#PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan