Pemilu 2019

Sekjen Partai Gerindra Sebut Hanya TPF Kecurangan Pemilu yang Bisa Selamatkan Demokrasi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 24 April 2019
 Sekjen Partai Gerindra Sebut Hanya TPF Kecurangan Pemilu yang Bisa Selamatkan Demokrasi

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (Foto: Twitter/Gerindra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kubu Prabowo-Sandi melalui Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan usulan pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019 bukannya tanpa alasan. Tujuan TPF tersebut yakni menyelamatkan demokrasi Indonesia.

"Semua yang dilakukan koalisi masyarakat sipil itu baik, apakah dari masyarakat aliansi sipil yang berafiliasi dengan pasangan calon atau tidak, semua ikhtiar itu untuk menyelamatkan demokrasi," kata Muzani usai menemui Sandiaga di Jakarta, Selasa (23/4).

Muzani mengatakan saat ini BPN Prabowo-Sandi masih menerima semua pelaporan dugaan kecurangan Pemilu dan masih diverifikasi, validasi dan diotentifikasi kebenarannya.

BPN Prabowo-Sandi keukeuh Pemilu 2019 penuh kecurangan
Tim BPN Prabowo-Sandi menyatakan mencium aroma kecurangan yang sistematis, masif dan terstruktur dalam Pemilu 2019 sehingga perlu dibentuk TPF Kecurangan Pemilu (MP/Ponco Sulaksono)

Hal itu menurut dia harus dilakukan karena ketika dibawa ke Bawaslu, bisa dijadikan bukti kuat adanya kecurangan Pemilu.

"Prinsipnya adalah satu suara rakyat harus dihargai, harus diselamatkan, kita tidak boleh mengabaikan satupun suara rakyat yang susah payah memberikannya," ujarnya.

Karena itu menurut Muzani sebagaimana dilansir Antara, BPN Prabowo-Sandi sangat fokus dalam upaya menyelamatkan kedaulatan rakyat karena jangan hanya menjadi jargon namun harus dilaksanakan dalam Pemilu.

Ahmad Muzani mengatakan BPN Prabowo-Sandi telah memiliki tim khusus untuk menangani data dugaan kecurangan Pemilu.

"Semua laporan kami terima dan sudah ada beberapa tim yang menangani di BPN serta semua ada yang menangani," pungkasnya.(*)

#Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani #Pelanggaran Pemilu #Pemilu 2019 #Pilpres 2019 #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan