Fashion

Sejauh Mata Memandang Rilis Koleksi Kolaborasi Unik bersama TULUS di Pameran Pasar Kita

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 21 Juli 2025
Sejauh Mata Memandang Rilis Koleksi Kolaborasi Unik bersama TULUS di Pameran Pasar Kita

Sejauh Mata Memandang Rilis Koleksi Kolaborasi Unik bersama TULUS di Pameran Pasar Kita.(foto: dok SMM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEMANGAT gotong royong dan suasana kebersamaan di lingkungan pasar rakyat menjadi inspirasi di balik koleksi terbaru Sejauh Mata Memandang (SMM). Jenama tekstil yang mengusung konsep slow fashion dan sirkularitas ini mengajak musisi dan penulis lagu TULUS dalam sebuah kolaborasi nan menggabungkan fesyen dan lirik lagu.

Koleksi kolaborasi terbaru ini merupakan elaborasi visi artistik masing-masing. Sketsa tangan TULUS, interpretasi lirik lagu, dipadukan dengan identitas visual dari Sejauh Mata Memandang, melahirkan koleksi yang selaras. Kolaborasi SMM dan TULUS ini dipresentasikan dalam sebuah pameran bertajuk Pasar Kita. Ini merupakan bentuk perayaan menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sejauh Mata Memandang sangat antusias menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia dengan menghadirkan pameran yang terinspirasi dari nilai-nilai budaya dan tradisi Indonesia, khususnya pasar rakyat,” kata Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Selain menggambarkan semangat kebersamaan yang ada di pasar, menurut Chitra, pameran ini juga lahir sebagai respons terhadap kondisi ekonomi Indonesia yang semakin menantang. Sektor padat karya seperti tekstil dan fesyen menghadapi tekanan akibat penurunan daya beli, tingginya biaya bahan baku, hingga ketatnya persaingan global. “Melalui Pasar Kita, kami ingin membuka ruang kolaborasi lintas sektor sekaligus mendukung keberlanjutan pelaku usaha kecil dan artisan lokal agar dapat terus bertumbuh. Oleh karena itu, Pasar Kita juga menjadi wadah kurasi bagi berbagai UMKM dan artisan mitra Studio Sejauh dari berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

“Saya senang bisa berkolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang. Seperti kolaborasi kami sebelumnya dalam program Teman Gajah TULUS, saya berharap inisiatif ini juga dapat memberi dampak positif,” kata musisi yang dikenal dengan lirik yang dalam dan sudut pandang unik tentang manusia, alam, dan dinamika kehidupan ini.

Ia mengatakan, sebagai pribadi yang mencoba mempraktikkan untuk memperpanjang umur pakai pakaian, kolaborasi ini terasa selaras dan personal. “Menghubungkan musik, ragam pakaian, ekspresi berkesadaran antara manusia dan bumi tempat kita tinggal,” tegasnya.

Baca juga:

Sentuhan Eko Nugroho di Koleksi Karpet Terbaru Bersama Sejauh Mata Memandang



Koleksi kolaborasi Sejauh Mata Memandang dan TULUS merupakan pengembangan visual yang memadukan sketsa tangan karya pribadi TULUS dengan ragam motif khas Sejauh. Hasil perpaduan ini kemudian dituangkan ke dalam ragam motif kain bernuansa hitam dan biru tua—dua warna yang merefleksikan karakter artistik TULUS di berbagai kesempatan.

Setiap motif terinspirasi dari penggambaran emosi, keseimbangan alam dan kemanusiaan yang divisualisasikan melalui bentuk geometris kotak positif-negatif dalam susunan menyerupai kain poleng. Elemen lengkung organik seperti stilasi ombak laut, awan, bulan, dan matahari juga hadir sebagai simbol sumber kehidupan, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga alam.

Motif-motif ini diaplikasikan di atas kain katun dan TENCEL dengan teknik cetak saring tangan yang dikerjakan bersama UMKM di Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar, Bali, serta teknik batik cap yang dikerjakan oleh mitra artisan batik di Pekalongan, Jawa Tengah.

Koleksi ini mencakup beragam produk, mulai dari pakaian laki-laki, perempuan, dan anak-anak, hingga scarf, outer, dan aksesori. Melalui pembelian satu pakaian, Sahabat Sejauh turut menanam satu pohon di Kawasan Ekosistem Leuser, Aceh Timur.

Mengiringi koleksi ini, suasana pasar rakyat turut dihidupkan melalui instalasi tematik seperti gerobakan, warung, panjat pinang, dan ornamen dekoratif khas Sejauh. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan pengalaman pameran yang hangat, inklusif, dan penuh makna, sekaligus mengingatkan para Sahabat Sejauh, Teman TULUS, dan pengunjung Grand Indonesia akan kekayaan inspirasi budaya Indonesia yang begitu beragam, seperti halnya keberagaman bangsa Indonesia yang begitu kaya dan harus selalu kita jaga,” ujar Chitra.

Pameran Pasar Kita berlangsung pada 18 Juli hingga 31 Agustus 2025 di Rama Atrium, Lantai LG, Grand Indonesia East Mall, menghadirkan pengalaman visual dan kultural yang terinspirasi dari semangat pasar rakyat. Koleksi Sejauh Mata Memandang x TULUS bisa didapatkan secara eksklusif hanya di Warung Pop-Up Sejauh Mata Memandang dalam pameran Pasar Kita.(*)

Baca juga:

Sejauh Mata Memandang, Mulih, dan Fashion Revolution Indonesia Gelar Lokakarya ‘Kembali Baik’, Kampanyekan Perawatan Pakaian

#Fashion #Tulus #Tren Fesyen #Wastra Nusantara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Indonesiaku
Putri Mahkota Swedia Victoria Terpikat Wastra NTB, Borong Kain Tenun dan Mutiara
Putri Mahkota Swedia Victoria mengunjungi NTB dan tertarik dengan kain tenun serta mutiara khas daerah. Ia juga membeli sejumlah produk lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Putri Mahkota Swedia Victoria Terpikat Wastra NTB, Borong Kain Tenun dan Mutiara
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Bagikan