Sejarawan Sesalkan Indonesia Tak Ambil Inisiatif Kontekstualisasikan KAA dalam Kondisi Global Saat Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 27 April 2025
Sejarawan Sesalkan Indonesia Tak Ambil Inisiatif Kontekstualisasikan KAA dalam Kondisi Global Saat Ini

Ilustrasi: peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (26/4) (MP/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejarawan Universitas Gadjah Mada (UGM), Wildan Sena Utama, menegaskan Konferensi Asia-Afrika yang dimotori oleh Presiden pertama RI Ir. Soekarno masih sangat relevan dalam konteks global saat ini.

Terutama, kata Wildan, dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak kebijakan Amerika Serikat terhadap sejumlah negara di Asia-Afrika.

Menurutnya, relevansi ini semakin menguat mengingat Indonesia, sebagai negara yang menjadi motor spirit Konferensi Asia-Afrika, memiliki potensi besar untuk mengambil sikap proaktif terhadap kebijakan-kebijakan tersebut.

Hal itu disampaikan Wildan dalam diskusi panel bertema ‘Semangat Bandung dan Tantangan Asia-Afrika Kini’ yang digelar DPP PDIP dalam peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (26/4).

Baca juga:

Ronny Talapessy Ungkap Dugaan Saeful Bahri Catut Nama Sekjen PDIP Hasto

“Karena Konferensi Bandung adalah tonggak penting di mana visi pembangunan dunia baru dari Soekarno itu diciptakan melalui kelahiran Asia dan Afrika baru,” kata Wildan.

Wildan pun menyayangkan sikap pemerintah Indonesia saat ini yang justru tak mengambil inisiatif terhadap kebijakan yang merugikan negara Asia-Afrika.

“Tetapi, sayang seribu sayang, pihak yang melahirkan inisiatif itu 70 tahun yang lalu, yaitu pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri tampaknya tidak mengambil inisiatif untuk mengkontekstualisasikan relevansi warisan Bandung dalam kondisi politik internasional hari ini,” jelasnya.

Baca juga:

Ada Upaya Singkirkan Febri Diansyah dari Kuasa Hukum Hasto, Politikus PDIP: KPK Takut Ya?

Wildan pun turut mengapresiasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menggelar diskusi tentang peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika.

Diskusi ini, kata dia, digelar tidak hanya untuk bernostalgia, melainkan untuk kembali mengingatkan Dasasila Bandung dalam konteks kekinian.

“Menurut saya, menjadi kader PDIP itu tanggung jawab intelektual dan politiknya berat karena harus terlibat tidak hanya dalam urusan kebangsaan, tetapi juga berpartisipasi dalam urusan dunia,” pungkasnya. (Pon)

#Sejarah #PDIP #DPP PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Lifestyle
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran Kyai Haji Ahmad Dahlan
1 Agustus memperingati hari apa? Simak daftar peringatan penting pada 1 Agustus di Indonesia dan dunia, mulai dari Hari ASI Sedunia hingga Bulan Kemerdekaan.
ImanK - Selasa, 28 Juli 2026
1 Agustus Memperingati Hari Apa? Ledakan Bom Plaza Atrium hingga Kelahiran  Kyai Haji Ahmad Dahlan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Bagikan