Sejarah Instrumen Tradisional 'Gordang Sambilan' dari Sumatera Utara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 07 Desember 2024
Sejarah Instrumen Tradisional 'Gordang Sambilan' dari Sumatera Utara

Mengenal alat musik tradisional 'Gondan Sambilan'. (Foto: dok/youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gordang Sambilan adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Sumatera Utara, khususnya dari suku Batak. Alat musik ini memiliki keunikan dan peran yang sangat penting dalam kehidupan budaya masyarakat Batak.

Gordang Sambilan terdiri dari sejumlah drum besar yang dimainkan secara kolektif, dan sering kali digunakan dalam upacara adat, perayaan, serta pertunjukan seni.

Baca juga:

Ombus-ombus si Pulen dan Manis dari Sumut

Dikutip dari berbagai sumber, kata "gordang" sendiri berasal dari bahasa Batak yang merujuk pada drum besar, sedangkan "sambilan" berarti sembilan, yang merujuk pada jumlah drum yang digunakan dalam ensemble ini.

Sejarah gordang sambilan terkait erat dengan tradisi masyarakat Batak yang kaya akan ritual dan upacara, di mana musik berfungsi sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan roh nenek moyang serta sebagai bagian dari pelaksanaan berbagai kegiatan adat.

Pada zaman dahulu, gordang sambilan dimainkan dalam acara-upacara penting seperti pernikahan, pesta adat, dan acara keagamaan.

Baca juga:

Ketua KPU Minta Maaf Soal Pilkada Sumut di Depan Anggota DPR

Drum ini juga digunakan untuk mengiringi berbagai bentuk tarian tradisional Batak. Dalam upacara-upacara adat, gordang sambilan bukan hanya sekadar alat musik, tetapi juga simbol dari kekuatan spiritual dan keberanian.

Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan gordang sambilan mulai berkurang. Namun, alat musik ini tetap dilestarikan dalam beberapa acara adat dan budaya Batak.

Beberapa komunitas Batak yang sadar akan pentingnya melestarikan warisan budaya mereka, kini berusaha untuk menghidupkan kembali tradisi ini dengan mengajarkan generasi muda tentang pentingnya gordang sambilan dalam kehidupan sosial dan budaya mereka.

Selain itu, beberapa kelompok musik Batak modern mulai mengadaptasi gordang sambilan dalam berbagai genre musik, menjadikannya bagian dari pertunjukan yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan cara ini, gordang sambilan tetap dapat dikenali oleh generasi muda dan masyarakat luas, serta turut berkontribusi dalam memperkenalkan budaya Batak ke dunia internasional. (far)

#Sumatera Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara (Sumut) berpeluang terjadi 19 sampai 22 Januari 2026
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Nelayan dengan Perahu Kecil Harus Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan Sumatera Utara Bisa Capai 2,5 Meter
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Menurut prakirawan BBMKG Wilayah I Fauziah Fitri Damanik, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Rabu siang dan sore.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara karena Hujan Berdurasi Lama Rabu, 7 Januari 2026
Indonesia
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
Pemerintah Revitalisasi 897 Sekolah Semua Tingkat Termasuk SLB di Sumut dengan Anggaran Rp 852 M, Target Rampung Akhir Januari 2026
Indonesia
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
"Yang siap beroperasi untuk kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari nanti 1.157 (sekolah) atau 95,23 persen,” ungkap Abdul Mu’ti.
Frengky Aruan - Minggu, 04 Januari 2026
Mendikdasmen Pastikan Pembelajaran di Lokasi Bencana Sumut Berjalan Mulai 5 Januari
Berita Foto
Pesta Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Himpun Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan pidato dalam perayaan malam pergantian tahun baru 2026 di Bundaran HI, Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 01 Januari 2026
Pesta Malam Tahun Baru 2026 Jakarta Himpun Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
Indonesia
Pulang Dari Pakistan dan Rusia, Prabowo Langsung Mendarat di Sumatera Utara
Presiden Prabowo dijadwalkan mengecek langsung beberapa daerah terdampak bencana banjir bandang dan longsor,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Pulang Dari Pakistan dan Rusia, Prabowo Langsung Mendarat di Sumatera Utara
Indonesia
Siklon Tropis Senyar Bikin Hujan Lebat dan Ekstrem Landa Sumatera Utara
Berdasarkan faktor global, kondisi IOD negatif diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Siklon Tropis Senyar Bikin Hujan Lebat dan Ekstrem Landa Sumatera Utara
Indonesia
20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi
Hingga Rabu (26/11), tercatat 20 kejadian bencana yang tersebar di enam kabupaten/kota di Sumatera Utara
Frengky Aruan - Rabu, 26 November 2025
20 Kejadian Bencana Alam di 6 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, 10 Orang Meninggal Dunia sementara Ratusan Warga Harus Mengungsi
Indonesia
4 Kabupaten Di Sumatera Utara Diterjang Banjir Bandang, Korban Jiwa Tercacat di Tapteng
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan bahwa pada November dan Desember 2025i diperkirakan terjadi intensitas hujan yang sangat tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
4 Kabupaten Di Sumatera Utara Diterjang Banjir Bandang, Korban Jiwa Tercacat di Tapteng
Bagikan