Sehari Jadi Wagub DKI, Djarot Memilih Tugas Pertama Selesaikan APBD 2015

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Kamis, 18 Desember 2014
Sehari Jadi Wagub DKI, Djarot Memilih Tugas Pertama Selesaikan APBD 2015

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 DKI Jakarta hingga saat ini masih dalam pembahasan. Padahal batas akhir pengesahan APBD itu hanya tinggal satu pekan.

Seperti diketahui, berdasarkan Surat Edaran Nomor 903/6865/SJ, yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, APBD DKI 2015 harus disahkan sebelum 31 Desember mendatang. Apabila terlambat, para pejabat yang berwenang menyusun dan mengesahkan APBD akan menerima konsekuensi keterlambatan tersebut, yakni penahanan gaji selama enam bulan untuk kepala daerah, wakil kepala daerah dan seluruh anggota DPRD. Sebab, pembahasan hingga pengesahan RAPBD menjadi APBD membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan. Mendagri pun sudah mengimbau pemerintah daerah dan DPRD untuk segera menetapkan RAPBD 2015 dan Perda, terkait penjabarannya.

Djarot Syaiful Hidayat yang baru kemarin dilantik menjadi Wakil Gubernur DKI memilih untuk mennyelesaikan pengesahan RAPBD tersebut sebagai kerjaan pertamanya. Menurutnya, membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) bersama dengan DPRD DKI Jakarta itu bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, sebelum melakukan pekerjaan tersebut, Djarot akan bersilaturahmi terlebih dahulu dengan anggota DPRD.

"Nanti saya akan silahturahmi terlebih dahulu kepada seluruh pimpinan DPRD, terutama untuk mempercepat dan mempertajam KUAPPAS. Selanjutnya akan Mengalir begitu saja," kata Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (18/12/2012).

Djarot menjelaskan, dalam pembagian tugas menyelesaikan permasalahn di Jakarta, dirinya dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan saling melengkapi, saling berebut kerja agar visi menjadikan Jakarta baru segera dapat diwujudkan.

"Kami akan terus berkordinasi untuk berebut kerja mengingat waktu kita kurang dari 3 tahun," tegasnya.

Selain itu, Djarot juga akan membenahi pasar-pasar tradisional dan akan lebih rajin blusukan kekampung-kampung untuk melihat permasalahn yang ada. Alasanya, pasar memiliki keunikan dimana ada transaksi tawar menawar yang menggunakan batin. Sementara untuk blusukan, kata Djarot, dirinya bukan hanya melihat dan memantau situasi.

"Saya juga akan berdialog. Jangan kaget kalau saya blusukan ke kampung-kampung naik motor," ungkapnya.
Sehari Jadi Wagub DKI, Djarot Memilih Tugas Pertama Selesaikan APBD 2015. (bms)

#Indonesia #APBD #DPRD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Olahraga
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia pertama yang juara Taipei Open 2026. Mereka menundukkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dua gim langsung.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong sepakat menjaga Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai jalur pelayaran bebas sesuai UNCLOS
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Bagikan