Segar dan Menyehatkan, 3 Manfaat Konsumsi Teh Beraroma
Teh beraroma. (Foto: Unsplash/Akhilesh Sharma)
MerahPutih.com - Teh beraroma memberikan kenikmatan yang berbeda dibandingkan teh biasa. Teh beraroma berarti tidak mengandung gula tambahan, namun memiliki campuran lain seperti bahan herbal (buah, bunga, rempah-rempah), sehingga rasanya menyegarkan.
Teh beraroma dapat kamu temukan di kafe dan memiliki varian menarik. Nah, seperti dilansir Eatingwell, Rabu (17/7), teh beraroma dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan apabila rutin dikonsumsi, misalnya:
1. Menjaga tubuh tetap terhidrasi
Salah satu manfaat kesehatan yang menonjol dari teh beraroma adalah kontribusinya terhadap hidrasi. Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan, dan teh beraroma menawarkan alternatif yang lezat selain air putih.
Infus buah-buahan, herba, dan rempah-rempah pada teh beraroma menambahkan rasa nikmat yang membuat kamu ingin menyesap secangkir teh secara teratur. Selain itu, teh beraroma juga rendah kalori, sehingga aman bagi kamu yang sedang menjalani diet.
Baca juga:
2. Baik untuk kekebalan tubuh
Banyak teh beraroma yang mengandung bahan-bahan seperti jahe, kunyit, dan jeruk, yang semuanya dikenal karena khasiatnya dalam mendukung kekebalan tubuh. Misalnya, jahe dan kunyit memiliki khasiat antiradang dan antioksidan, sementara jeruk merupakan sumber vitamin C, nutrisi penting untuk dukung fungsi kekebalan tubuh.
3 Kontrol gula darah
Teh beraroma tidak mengandung gula tambahan seperti soda, jus, dan minuman olahraga. Teh ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mengelola gula darah. Terlebih lagi, beberapa teh beraroma mengandung kayu manis, rempah-rempah, yang terkait dengan pengaturan gula darah.
Dengan memilih teh beraroma tanpa tambahan gula, kamu dapat menikmati minuman penuh rasa yang mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya