Sedan Fuel-Cell Toyota Mengaspal 15 Desember

Fadhli Fadhli - Minggu, 23 November 2014
Sedan Fuel-Cell Toyota Mengaspal 15 Desember

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Otomotif- Produsen mobil Jepang, Toyota Motor, mengumumkan akan meluncurkan Mirai, sedan bertenaga sel bahan bakar (fuel-cell) hidrogen, di Jepang pada 15 Desember 2014.

"Kami akan memperkenalkan (Mirai) ke dunia sebagai simbol inovasi Toyota yang melebihi Prius," kata Toyota Executive Vice President, Mitsuhisa Kato, seperti dikutip dalam foxnews.

Toyota Mirai dihargai 7.230.000 yen, atau sekitar 754 juta rupiah. Namun untuk di Jepang, jika disubsidi pemerintah, maka harganya menjadi sekitar ke sekitar 5,2 juta yen.

Kendaraan elektrik seperti Toyota Mirai ini dijalankan dengan energi listrik yang dihasilkan generator berbahan bakar campuran hidrogen dengan oksigen. Kendaraan seperti ini disebut kendaraan teramah lingkungan karena sisa pembakarannya hanya menghasilkan uap air, bukan karbon seperti kendaraan kovensional pada umumnya.

Toyota akan menjadi produsen mobil pertama di dunia untuk jenis kendaraan fuel-cell yang akan dijual ke pasar umum. Toyota akan menjual sekitar 400 mobil Mirai di Jepang pada akhir tahun 2015, dilanjutkan ke pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Sedan bermuatan empat penumpang ini memerlukan waktu sekitar tiga menit untuk mengisi tenaga hingga penuh. Mobil ini dalam sekali pengisian tenaga dapat melakukan perjalanan hingga sekitar 650 km pada, mirip dengan kisaran jarak perjalanan yang mampu ditempuh mobil bertenaga bensin, namun lebih jauh daripada kendaraan bertenaga baterai lainnya. Karena Mirai bertenaga listrik, ia menawarkan akselerasi lebih cepat daripada mobil sedan bertenaga bensin sekelasnya.

Honda Motor juga telah meluncurkan versi konsep kendaraan fuel-cell. Mobil ini memiliki kabin yang luas yang dapat menampung lima orang dewasa, hal ini dimungkan berkat ubahan yang dilakukan Honda sehingga sel bahan bakar bisa 30% lebih kecil. Menyusutnya ukuran sel bahan bakar dan tangki hidrogen telah menjadi tantangan besar, namun Honda mengatasi masalah dengan menempatkan komponen-komponen di bawah kap mesinya. Honda berencana untuk meluncurkan sedan furl-cell pada tahun 2015 dengan harga yang mendekati Toyota Mirai.

Toyota juga akan mempromosikan pengembangan stasiun pengisian hidrogen untuk membuat mobil fuel-cell lebih menarik. Toyota akan bermitra dengan pemasok hidrogen, Iwatani, dan penghasil oksigen, Taiyo Nippon Sanso, melalui Unit Toyota Tsusho untuk membuat sebuah perusahaan baru yang berfungsi menjalankan stasiun pengisian.

#News #Jepang #Mobil #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen Formula 1
Posisi Kimi Antonelli di puncak klasemen yang mengoleksi 179 poin bisa terancam oleh rekan setimnya George Russell yang berada di peringkat kedua dengan 154 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Kimi Antonelli Terancam Tersingkir Dari Puncak Klasemen  Formula 1
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Lifestyle
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
IIMS 2027 yang akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 6-16 Mei 2027.
Dwi Astarini - Minggu, 28 Juni 2026
IIMS 2027 Resmi Diluncurkan, Perluas Platform Kolaborasi Industri Otomotif Nasional
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Bagikan