Sebelas Desa Rawan Pangan, Pemkab Lampung Timur Siaga

Eddy FloEddy Flo - Senin, 16 Oktober 2017
Sebelas Desa Rawan Pangan, Pemkab Lampung Timur Siaga

Petani sedang menjemur gabah (ANTARA FOTO/Akbar Tado)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah desa di kabupaten Lampung Timur dilanda rawan pangan. Berdasarkan data dari pemerintah kabupaten, tercatat sekitar sebelas desa yang mengalami rawan pangan.

Dinas Pertanian dan Pangan Lampung Timur melalui Kepala Bidang Pangan Dian Ratna Sari, di Lampung Timur, Minggu (15/10) malam menyebutkan sebanyak 11 desa di Lampung Timur mendapatkan predikat sebagai desa rawan pangan dari dinasnya.

Sebagaimana dilansir Antara, ke-11 desa itu di antaranya Desa Gunung Mulyo, Purwo Kencono Kecamatan Sekampung Udik, Desa Mekar Jaya Kecamatan Jabung, Desa Sumur Kucing Kecamatan Pasir Sakti, Desa Jembrana Kecamatan Waway Karya, Desa Melinting Kecamatan Tebing, Sumber Marga Kecamatan Way Jepara, Desa Rajabasa Lama Dua Kecamatan Labuhan Ratu, Desa Sukadana Timur, Desa Rantau Jaya Udik Kecamatan Sukadana dan Desa Sukacari Kecamatan Batang Hari Nuban.

"Meski 11 desa tersebut mendapatkan predikat rawan pangan namun bukan berarti warga di desa itu kekurangan makan," kata Dian Ratna Sari menjelaskan.

Menurut Dian Ratna Sari, 11 desa itu disebut sebagai desa rawan pangan dilihat dari aspek ketersediaan pangannya, yang indikatornya minimnya jumlah warung dan toko di desa tersebut, kemudian aspek keterjangkauan pangan, indikatornya rendahnya kesehatan warga dan minimnya ketersediaan infrastruktur seperti listrik dan jalan.

Selanjutnya aspek pemanfaatan pangan, indikatornya minimnya ketersedian air bersih dan banyaknya jumlah anak yang tidak sekolah umur 7-15 tahun.

Kabid Pangan ini menjelaskan dinasnya bersama dinas terkait serius menanggulangi kemiskinan di 11 desa tersebut melalui upaya pembinaan desa dan program sanitasi, penyediaan tenaga kesehatan dan penyediaan bantuan pangan.

"Bantuan pangan seperti beras dan bantuan bibit sayuran untuk ditanam warga di lahan pekarangan, " ujarnya.

Diharapkan melalui upaya itu, kata kabid pangan lagi dapat menanggulangi kerawanan pangan dan menghapus kemiskinan di desa tersebut.(*)

#Rawan Pangan #Ketahanan Pangan #Provinsi Lampung #Dampak Kemiskinan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Geger Liquid Vape Isi Kokain Rp 34,9 Miliar, Masuk Lampung Pakai Modus Bus Makanan!
TNI AL dan BNNP Lampung amankan 4.364 cartridge liquid vape terindikasi kokain senilai Rp 34,9 miliar. Penyelundup gunakan modus bus makanan!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Geger Liquid Vape Isi Kokain Rp 34,9 Miliar, Masuk Lampung Pakai Modus Bus Makanan!
Indonesia
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Realisasi program bedah rumah memperhatikan aspek pemerataan di seluruh wilayah Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Persyaratan Bedah Rumah Didesak Buat Disederhanakan, FokusDi Kantong Kemiskinan
Indonesia
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
BPS dan Bank Dunia menggunakan sumber data yang sama, yakni Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Namun, cara pengukuran kemiskinan yang digunakan berbeda karena memiliki tujuan yang berbeda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Begini Cara Melihat Beda Data Kemiskinan Ala BPS Dengan Bank Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
PVMBG Perkirakan Suara Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Energi akustik yang dilepaskan saat erupsi dapat merambat hingga ratusan kilometer.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
PVMBG Perkirakan Suara Dentuman di Jawa Barat Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Lampung melibatkan TNI, tentara AS, Jepang, dan Korsel. Mereka berlatih Jungle Survival dan sniper bersama 21 negara dengan total 4.743 personel.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Tentara AS, Jepang, Korsel, dan TNI Latihan Bertahan Hidup di Hutan Lampung
Indonesia
200 Orang Berjibaku, Kebakaran Taman Nasional Way Kambas Akhirnya Padam
Kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, berhasil dipadamkan Sabtu malam. Sekitar 200 personel gabungan dikerahkan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
200 Orang Berjibaku, Kebakaran Taman Nasional Way Kambas Akhirnya Padam
Indonesia
TN Way Kambas Diamuk Api, 673,4 Hektare Lahan Terbakar
Api bahkan merembet ke sejumlah area di dalam kawasan konservasi tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
TN Way Kambas Diamuk Api, 673,4 Hektare Lahan Terbakar
Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Indonesia
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Aksi pria membawa bayi mencuri kosmetik di minimarket Mercu Buana, Jakarta Barat, berakhir damai. Polisi sebut barang murah, kasus tak dilanjutkan karena faktor ekonomi pelaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Faktor Ekonomi, Bapak Bawa Bayi Nekat Ngutil Kosmetik Minimarket Mercu Berakhir Damai
Bagikan