Kuliner

Sayang untuk Dilewati, Kuliner Khas di Mandalika

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 03 Februari 2022
Sayang untuk Dilewati, Kuliner Khas di Mandalika

Lombok kaya akan keindahan alam dan kulinernya. (Foto: Unsplash/Tandya Rachmat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LOMBOK adalah salah satu destinasi yang ikonik dan menawarkan banyak warisan kuliner Indonesia. Lombok akan menjadi tempat ajang balapan motor kelas dunia, MotoGP.

Jika kamu berniat untuk menonton ajang tersebut atau sekedar liburan ke daerah Mandalika. Enggak ada salahnya buat nyobain kuliner khasnya. Berikut adalah beberapa makanan khas Mandalika yang bisa kamu nikmati.

Baca Juga:

Keindahan Mandalika dalam Film 'Akad'

Sate Bulayak

kuliner
Bumbu sate terbuat dari kacang tanah sangrai tumbuk yang direbus bersama santan. (Foto: Instagram@windueko)

Sate Bulayak merupakan makanan yang terbuat dari daging sapi berlumur bumbu khas Lombok dan disajikan bersama lontong (bulayak). Bumbu sate terbuat dari kacang tanah sangrai tumbuk yang direbus bersama santan dan beberapa bumbu dapur lainnya, sehingga rasanya mirip seperti bumbu kari.

Ayam Taliwang

kuliner
Daging ayam berasal dari ayam kampung muda yang dibakar. (Foto: Instagram@iwandaniel)

Ayam Taliwang merupakan makanan yang berbahan dasar daging ayam. Daging ayam berasal dari ayam kampung muda yang dibakar. Kemudian dibumbui dengan semacam saus yang bahannya antara lain cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung.

Sayur Ares

kuliner
Sayur ini memiliki rasa pedas, manis dan gurih. (Foto: Instagram@tengakarta)

Sayur Ares merupakan makanan khas yang bahan utamanya adalah pelepah pisang. Sayur ini memiliki rasa pedas, manis dan gurih. Karena sayur ares diolah menggunakan santan. Awalnya makanan ini dapat ditemukan di acara-acara pernikahan suku Sasak asli, namun sekarang sudah tersedia di warung-warung kuliner khas Mandalika.

Baca Juga:

Sate Bulayak Khas Bumi Mandalika

Ayam Rarang

kuliner
Cabai rawit merah yang meresap hingga ke serat daging. (Foto: [email protected] Unimma Fm)

Bagi yang suka pedas, bisa nyobain ayam rarang ini. Makanan ini bahan utamanya adalah sudah pasti ayam dengan bumbu balado dengan cabai rawit merah yang meresap hingga ke serat daging. Selain memiliki rasa pedas yang cukup nendang, ayam rarang ini biasanya disajikan secara bersamaan dengan cah kangkung yang menyegarkan.

Beberuk Terong

kuliner
Makanan berupa lalapan terong dan kacang panjang dengan sambal tomat yang pedas. (Foto: Twitter@Aviatour)

Beberuk terong adalah makanan berupa lalapan terong dan kacang panjang dengan sambal tomat yang pedas. Makanan tersebut biasanya disebut gado-gado khas Lombok dan sering dinikmati bersama Ayam Taliwang. Rasanya memang seperti gado-gado yaitu campuran rasa pedas, manis dan asam. Sehingga terasa segar ketika dimakan saat siang hari. (frs)

Baca Juga:

Tarif Homestay saat MotoGP Mandalika Diserahkan ke Warga

#Wisata #Travel #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Bagikan