Saudi Tinggalkan Aturan Lama Buka Usaha bagi Perempuan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 19 Februari 2018
Saudi Tinggalkan Aturan Lama Buka Usaha bagi Perempuan

Perempuan Arab Saudi. (Screenshot khaleejtimes.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Saat ini kaum perempuan di Arab Saudi bisa berusaha lebih leluasa. Pada aturan pemerintah sebelumnya, perempuan harus terlebih dahulu meminta izin wali atau kerabat/keluarga untuk membuka suatu usaha.

Harian lokal Al-Arabiya pada Ahad (18/2) melaporkan hari ini perempuan Arab Saudi diperkenankan untuk membuka usaha sendiri tanpa perlu izin seorang wali.

Pemerintah Arab Saudi berusaha mengikutsertakan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Sementara keputusan usaha bagi perempuan tersebut juga untuk memenuhi keperluan sektor swasta.

Perubahan dalam kebijakan itu juga merupakan langkah maju dari sistem perwalian ketat atas perempuan selama beberapa dasawarsa.

"Perempuan sekarang bisa melancarkan usaha mereka sendiri dan mendapat keuntungantanpa memerlukan izin dari seorang wali," kata Kementerian Perdagangan dan Penanamdan modal di jerjaringnya, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua, Senin (19/2).

"Berdasarkan sistem perwalian di Arab Saudi, perempuan diharuskan menyerahkan bukti izin dari seorang wali pria (yang biasanya adalah suami, ayah atau saudara lelaki) untuk mengisi kertas kerja pemerintah, melakukan perjalanan atau mendaftar sekolah," katanya.

Arab Saudi, yang lama bergantung atas produksi minyak mentah sebagai sumber penghasilan ekonomi, mendorong untuk mengembangkan sektor swasta di negeri itu, termasuk perluasan lapangan kerja buat perempuan berdasarkan rencana pembaruan bagi era pasca minyak.

Kantor Jaksa Agung Arab Saudi pada Februari menyatakan kantor tersebut juga akan mulai merekrut perempuan sebagai penyelidik untuk pertama kali.

Kerajaan tersebut juga membuka 140 posisi buat perempuan di bandar udara dan tempat penyeberangan perbatasan, dan untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah negeri itu menyatakan 107.000 perempuan telah mengajukan lamaran. (*)

#Arab Saudi #Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh hingga 17 Oktober 2026. Qatar Airways dan Emirates membatalkan sejumlah penerbangan. Simak imbauan bagi penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemenhub Pantau Dampak Penutupan Bandara Riyadh, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan
Indonesia
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Dua WNI terluka akibat serangan Houthi di Bandara Riyadh. KBRI ingatkan sanksi pidana berat dari Saudi jika nekat sebar foto/video rudal!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
2 WNI Jadi Korban Serangan Bandara Riyadh, KBRI Ingatkan Sanksi Berat Penyebar Foto Rudal dari Kerajaan Saudi
Indonesia
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Turkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam serangan tersebut dan menegaskan dukungan terhadap langkah sah Riyadh untuk menghadapi dan mencegah serangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Mesir Siap Beri Bantuan Militer ke Arab Saudi Buat Hadapi Houthi
Dunia
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
WNI di Arab Saudi diimbau agar tetap tenang, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Arab kembali Bersitegang dengan Houthi, WNI Diminta Jauhi Lokasi Rawan
Indonesia
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Houthi melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone terhadap bandara serta sejumlah fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
PBB Kecam Serangan Houthi Tewaskan 12 Warga Sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh
Indonesia
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Girls Takeover rayakan satu dekade dengan memberikan kesempatan bagi para perempuan untuk mengambil alih peran pemimpin.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Girls Takeover Rayakan Satu Dekade, Ratusan Anak Perempuan Belajar Memimpin
Dunia
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi ke arah Riyadh.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Arab Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi yang Mengarah ke Riyadh
Indonesia
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
perwakilan RI di Arab Saudi wajib menjadi rujukan utama guna mencegah kepanikan massal akibat maraknya pesan berantai di media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Serangan Drone di Wilayah Mekah, DPR Minta KBRI Perkuat Komunikasi dengan WNI
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Bagikan