Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Satgas Namangkawi Tangkap 'Broker' Senjata ke KKB

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 15 Juni 2021
Satgas Namangkawi Tangkap 'Broker' Senjata ke KKB

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy. ANTARA/HO/Humas Satgas Nemangkawi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Satgas Nemangkawi menciduk Ratius Murib alias Neson Murib yang diduga merupakan jaringan penjual senjata api (senpi) dan amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB), Puncak Jaya, Papua.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Al-Qudusy menyampaikan, Neson Murib diperkirakan telah melakukan sejumlah transaksi jual beli senjata api berikut amunisinya lebih dari Rp 1 Miliar rupiah.

Baca Juga

OPM Ancam Habisi Militer dan Warga Pendatang di Papua, Begini Reaksi Polri

"Total yang dikirim dan diterima Rp 1,39 miliar," ungkap dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (15/6).

Hingga kini satgas Nemangkawi masih melakukan pendalaman terhadap jaringan penjual senpi dan amunisi. "Tim masih akan terus menggali informasi sumber dana serta aktivitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi," katanya.

Neson Murib ditangkap anggota ketika sedang transit di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Pada saat itu dia ingin menuju Kabupaten Mimika.

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

Saat ditangkap, Neson kedapatan membawa uang Rp 370 juta. Uang itu diduga untuk membeli senjata api dari seseorang yang masih dalam penyelidikan.

Ia memastikan, jajaran aparat penegak hukum saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap jaringan penjual senpi dan amunisi tersebut. Salah satu yang digali terkait sumber dana untuk jual beli senpi dan amunisi itu.

Baca Juga

Pemilik Akun Propaganda KKB dan OPM Ditangkap Tim Satgas Nemangkawi

"Tim masih akan terus menggali informasi sumber dana serta aktifitas pengiriman uang untuk membeli senjata dan amunisi dari terduga Neson Murib," kata Iqbal. (Knu)

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Aparat Sita Senjata Api Usai Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Anggota KKB Tewas
Tiga anggota KKB tewas dalam kontak tembak dengan tim gabungan Operasi Damai Cartenz di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Aparat Sita Senjata Api Usai Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Anggota KKB Tewas
Indonesia
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Satgas Damai Cartenz memastikan pilot PT AMA, Captain Nicholas F. Goselin, tewas akibat luka tembak di Yahukimo. Polisi juga mengungkap hasil visum dan identitas terduga pelaku.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Pilot Pesawat AMA Tewas Ditembak di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum dan Identitas Terduga Pelaku
Indonesia
Jenazah Pilot Nicholas F Goselin Korban Penembakan KKB di Yahukimo Diterbangkan ke Jakarta
Jenazah pilot Nicholas F Goselin, korban penembakan KKB di Yahukimo, diterbangkan ke Jakarta. Kedubes AS memfasilitasi pemulangan jenazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Jenazah Pilot Nicholas F Goselin Korban Penembakan KKB di Yahukimo Diterbangkan ke Jakarta
Indonesia
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Peristiwa ini menunjukkan ancaman terhadap keamanan masyarakat masih nyata dan membutuhkan perhatian serius dari negara.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Indonesia
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
DPR meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil setelah pilot Associated Mission Aviation (AMA) tewas dalam serangan di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
Indonesia
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Satgas Ops Damai Cartenz segera melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Polisi Kejar Pelaku Pembakaran Pesawat yang Dipiloti WNA Amerika Serikat di Papua
Indonesia
Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua
Pesawat nahas tersebut sebelumnya terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa penumpang, kata Wirya yang dihubungi dari Jayapura.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Koops TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA Warga AS Ditembak KKB Papua
Indonesia
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Para penjaga perdamaian ini memilih setia pada garis tugas, memastikan stabilitas tetap terjaga kala sebagian besar penduduk negeri merayakan kemenangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Bagikan