Headline

Sarankan Berhenti Makan Nasi, Najib Razak Dihujani Kritik

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 24 Februari 2018
Sarankan Berhenti Makan Nasi, Najib Razak Dihujani Kritik

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (ANTARA FOTO/REUTERS/Olivia Harris)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tidak mudah memang memperkenalkan sesuatu yang baru ditengah kemapanan. Apalagi hal yang baru tersebut lebih mahal dan susah didapat. Hal ini menimpa Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, Najib Razak gencar mengajak warga Malaysia untuk berhenti makan nasi dan beralih ke quinoa. Sialnya, harga quinoa lebih mahal dibandingkan dengan beras. Tak pelak lagi, Najib Razak dihujani kritik warganya sendiri.

Najib, yang akan menghadapi pemilihan umum beberapa bulan mendatang dan diduga melakukan skandal korupsi. Tudingan itu terkait kenaikan biaya hidup sejak memberlakukan pajak barang dan jasa pada 2015.

Berharap untuk menang untuk masa jabatan ketiga dalam pemilu yang dijadwalkan pada Agustus, Najib membantah melakukan kesalahan sehubungan dengan skandal korupsi seputar dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Lembaga dana tersebut juga membantah melakukan kesalahan.

Serangan kritik terbaru dari lawan politik menyebutkan quinoa andalan perdana menteri tersebut tidak ramah dan tidak dapat dijangkau oleh rakyat biasa.

"Saya tidak makan nasi, saya makan quinoa, anak saya mengenalkan saya padanya," ujar Najib dalam sebuah video yang diambil pada sesi tanya jawab.

Najib Razak menjelaskan quinoa memiliki sedikit karbohidrat dan gula.

"Ini lebih baik dari nasi," katanya.

Beras adalah makanan pokok yang dikonsumsi di Malaysia. Beras disubsidi pemerintah hingga 2015.

Pernyataan Najib tentang quinoa, yang berasal dari Amerika Selatan, dicemooh di media sosial.

Mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, kandidat oposisi untuk perdana menteri jika dia memenangi pemilu, menyuarakan dukungannya untuk sajian tradisional Malaysia.

"Saya hanya makan nasi lokal," demikian Mahathir di Twitter.

Pemimpin oposisi lainnya, Lim Kit Siang, mengatakan bahwa dia belum pernah mendengar tentang quinoa.

"Pemilihan umum ke-14 adalah tentang quinoa melawan nasi; pemerintahan bersih melawan pemerintahan korupsi; dan Najib melawan rakyat Malaysia," demikian pernyataan Lim.

Kantor Najib Razak sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (24/2) menanggapi dengan mengatakan "pihak-pihak tertentu" telah memanipulasi pernyataannya.

Quinoa adalah bagian dari makanan sehat Najib dan telah direkomendasikan oleh seorang dokter, demikian pernyataan kantornya, Jumat.

Najib secara luas diperkirakan akan memenangi pemilihan, berkat adanya oposisi yang terbagi, ekonomi yang optimistis, dukungan pedesaan dan menggambar ulang batas- batas pemilihan yang menurut para kritikus menguntungkan pemerintah.(*)

#Perdana Menteri Malaysia Najib Razak #Harga Beras #Malaysia
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Indonesia
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Berdasarkan proyeksi Badan Pangan Nasional, produksi beras Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai 34,7 juta ton, atau relatif setara dengan capaian produksi tahun sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Bulog Tiru Program BBM Pertamina, Harga Beras Sama Se-Indonesia
Indonesia
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Indikator sukses yang paling hakiki adalah kesejahteraan petani
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Indonesia
14 Ribu Ton Beras Sudah Meluncur ke Sumatera, Bulog Bocorkan Stok Cadangan Pangan Nasional Siaga Hadapi Bencana 2026
Saat ini, total stok beras di Aceh mencapai 75.000 ton
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
14 Ribu Ton Beras Sudah Meluncur ke Sumatera, Bulog Bocorkan Stok Cadangan Pangan Nasional Siaga Hadapi Bencana 2026
Indonesia
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Hal yang dilakukan wisatawan Malaysia itu wajar mengingat Whoosh merupakan kereta cepat pertama dan satu-satunya yang ada di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Indonesia
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Penurunan paling mencolok terlihat pada cabai merah besar yang harganya merosot hingga Rp10.847 dibandingkan hari sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Indonesia
Pelajar Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Bantuan Rp 2 Juta di Malaysia
Kantor Perdana Menteri Malaysia menyatakan bantuan itu sebagai tanda kepedulian dan persahabatan antara dua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Pelajar Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Bantuan Rp 2 Juta di Malaysia
Indonesia
150 WNI Terancam Hukum Mati di Malaysia, Terlibat Narkoba Hingga Pembunuhan
KBRI Kuala Lumpur masih terus memberikan perlindungan hukum bagi ratusan WNI yang menghadapi ancaman hukuman mati.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
 150 WNI Terancam Hukum Mati di Malaysia, Terlibat Narkoba Hingga Pembunuhan
Bagikan