Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

SAR Kendari Selamatkan 443 Korban Kecelakaan Kapal, 7 Tewas 6 Masih Hilang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 28 November 2025
SAR Kendari Selamatkan 443 Korban Kecelakaan Kapal, 7 Tewas 6 Masih Hilang

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal di Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-Basarnas Kendari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kendari berhasil menyelamatkan sebanyak 443 korban kecelakaan kapal di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang Januari-Oktober 2025.

“Total korban yang ditangani dalam insiden ini mencapai 456 orang. Dari 456 korban kecelakaan kapal, sebanyak 443 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," kata Humas Kantor SAR Kendari, Wahyudi dalam keterangan kepada media, Jumat (27/11).

Namun, diakuinya, tidak semua korban kecelakaan kapal yang terjadi berhasil dievakuasi dengan selamat. Bahkan, lanjut dia, masih ada yang sampai hari ini belum berhasil ditemukan.

Baca juga:

Kecelakaan Kapal Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi SOP Pelayaran di Indonesia

"Tujuh orang ditemukan meninggal dunia dan enam orang lainnya dinyatakan hilang atau belum ditemukan,” imbuh pejabat SAR Kendari itu.

Kasus Kejadian Luar Biasa Lainnya

Tak hanya kasus kecelakaan kapal, SAR Kendari juga menangani 27 kasus kondisi membahayakan manusia, seperti korban hilang di kebun atau diterkam hewan buas selama periode yang sama.

“Dari 27 korban dalam kategori tersebut sebanyak 15 orang meninggal dunia, delapan orang berhasil diselamatkan, dan empat orang masih dalam proses pencarian,” tutur Wahyudi, dilansir Antara.

Secara keseluruhan, total korban yang ditangani SAR Kendari dalam berbagai operasi, termasuk kecelakaan kapal, bencana, dan kondisi membahayakan manusia, mencapai 493 orang.

Baca juga:

Basarnas Cari Korban Kapal Tenggelam KMN Cahaya Sinar

Hotline Layanan Darurat SAR Kendari

SAR Kendari mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, terutama pentingnya pengecekan kondisi kapal, penggunaan alat keselamatan, serta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar.

“Warga diminta segera melapor ke layanan darurat 115 atau melalui WhatsApp 08114034115 jika mengetahui atau mengalami kondisi membahayakan. Kecepatan laporan juga berpengaruh pada keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” tandas Humas Kantor SAR Kendari itu. (*)

#Kecelakaan Kapal #Tim SAR #Kota Kendari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Berkat upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan, kobaran api dapat dikendalikan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Kapal SAR Ramawijaya Terbakar, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Dengan penemuan dua jenazah tersebut, operasi SAR yang semula dijadwalkan berakhir pada hari ketujuh, resmi diperpanjang selama tiga hari ke depan untuk melanjutkan pencarian sisa korban yang tercatat ada 16 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Pencarian Korban KM Nurul Salsa Diperpanjang, 16 Orang Masih Hilang
Indonesia
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Basarnas memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan TNI-AL, Polairud, KSOP, serta pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
18 Penumpang KM Nurul Salsa Hilang di Perairan Selayar, DPR Minta Operasi SAR Maksimal
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Seluruh korban erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan. Kini, operasi pencarian tim SAR resmi ditutup.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
Indonesia
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Kapal naas yang berlayar dari Kupal menuju Kota Ternate itu membawa 246 penumpang dan awak, dan semuanya berhasil diselamatkan.
Wisnu Cipto - Rabu, 18 Februari 2026
Bravo Tim SAR, Semua Korban Tenggelam Kapal KM Intim Teratai Selamat!
Indonesia
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Terkait jumlah korban, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Indonesia
68 Korban Longsor Cisarua Bandung Terindetifikasi, Tinggal 17 Jenazah Masih Diperiksa Tim DVI
Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara terukur, hati-hati, dan profesional, dengan mempertimbangkan situasi lapangan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
68 Korban Longsor Cisarua Bandung Terindetifikasi, Tinggal 17 Jenazah Masih Diperiksa Tim DVI
Indonesia
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Basarnas juga diminta memberikan perhatian khusus pada materi SAR
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
BMKG dan BNPP Diminta Gandeng Influencer dan Aplikasi Populer Sebagai Modernisasi Early Warning System
Indonesia
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Pendaki hilang di Bukit Mongkrang, Yasid Ahmad Firdaus, masih belum ditemukan. Operasi pencarian pun diperpanjang hingga 31 Januari 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Masih Belum Ketemu, Pencarian Diperpanjang 3 Hari Lagi
Bagikan