SAR Kendari Selamatkan 443 Korban Kecelakaan Kapal, 7 Tewas 6 Masih Hilang
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan kapal di Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-Basarnas Kendari)
MerahPutih.com - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kendari berhasil menyelamatkan sebanyak 443 korban kecelakaan kapal di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang Januari-Oktober 2025.
“Total korban yang ditangani dalam insiden ini mencapai 456 orang. Dari 456 korban kecelakaan kapal, sebanyak 443 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat," kata Humas Kantor SAR Kendari, Wahyudi dalam keterangan kepada media, Jumat (27/11).
Namun, diakuinya, tidak semua korban kecelakaan kapal yang terjadi berhasil dievakuasi dengan selamat. Bahkan, lanjut dia, masih ada yang sampai hari ini belum berhasil ditemukan.
Baca juga:
Kecelakaan Kapal Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi SOP Pelayaran di Indonesia
"Tujuh orang ditemukan meninggal dunia dan enam orang lainnya dinyatakan hilang atau belum ditemukan,” imbuh pejabat SAR Kendari itu.
Kasus Kejadian Luar Biasa Lainnya
Tak hanya kasus kecelakaan kapal, SAR Kendari juga menangani 27 kasus kondisi membahayakan manusia, seperti korban hilang di kebun atau diterkam hewan buas selama periode yang sama.
“Dari 27 korban dalam kategori tersebut sebanyak 15 orang meninggal dunia, delapan orang berhasil diselamatkan, dan empat orang masih dalam proses pencarian,” tutur Wahyudi, dilansir Antara.
Secara keseluruhan, total korban yang ditangani SAR Kendari dalam berbagai operasi, termasuk kecelakaan kapal, bencana, dan kondisi membahayakan manusia, mencapai 493 orang.
Baca juga:
Hotline Layanan Darurat SAR Kendari
SAR Kendari mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, terutama pentingnya pengecekan kondisi kapal, penggunaan alat keselamatan, serta memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar.
“Warga diminta segera melapor ke layanan darurat 115 atau melalui WhatsApp 08114034115 jika mengetahui atau mengalami kondisi membahayakan. Kecepatan laporan juga berpengaruh pada keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” tandas Humas Kantor SAR Kendari itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
SAR Kendari Selamatkan 443 Korban Kecelakaan Kapal, 7 Tewas 6 Masih Hilang
Raup Rp 210 Juta dari Pemerasan Video Seks, Napi Mengaku TNI Habiskan Buat Judol
13 Orang Masih Tertimbun, Tim SAR Rampungkan Evakuasi Ponpes Al Khoziny Hari ini
Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Akibat Runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny
Kesulitan Cari Helikopter Diduga Jatuh di Kalsel, Tim Sar Fokuskan di Titik Terakhir Flight Radar
KMP Tunu Pratama Kelebihan Muatan 3 Kali Lipat, Komisi V DPR: Bawa ke Ranah Pidana
DPR RI Bongkar Borok Pelabuhan Ketapang Pasca Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya
KM Barcelona V Terbakar, Pemerintah Diminta Tak Membiarkan Laut Indonesia Menjadi Ladang Tragedi
Bukan Sekadar Angka Statistik! Tragedi KM Barcelona 5 Bongkar Borok Sistem Keselamatan Laut Indonesia
Kecelakaan Kapal Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi SOP Pelayaran di Indonesia