Sandiaga Uno Berencana Lapor Hoax Surat Syariat Islam ke Polisi
Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. (MP/John Abimanyu)
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno merasa geram lantaran dirinya difitnah telah menekan kontrak akan menerapkan syariat Islam. Untuk itu, cawagub yang berpasangan dengan Anies Baswedan ini berencana melapor masalah ini ke polisi.
Sandi tegas menyatakan informasi yang beredar di media sosial terkait surat berisi kesediaannya menerapkan syariat Islam adalah tidak benar.
"Ya itu enggak bener. Mirip aja enggak itu tanda tangan saya," ujar Sandi di Posko relawan Anies-Sandi di Cikini, Jakarta Pusat, pada Minggu (19/3).
Sandi mengatakan tuduhan itu fitnah yang sangat keji. Ia menduga ada pihak yang ingin mengadu domba antara dirinya dengan kelompok pemeluk agama tertentu.
Dikatakan, Sandi akan melaporkan masalah ini ke polisi. Ia meminta kepada aparat penegak hukum agar memproses laporannya.
"Kami sedang melakukan proses ke yang berwajib bahwa itu melanggar Undang-Undang ITE, dan kami minta aparat untuk segera menindaklanjuti," ujarnya.
Seperti diketahui, surat kontroversial beredar hingga viral di dunia maya. Dalam surat disebutkan bahwa Anies - Sandi sepakat untuk menerapkan syariat Islam jika terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Namun, Sandi membantah tanda tangan di surat itu merupakan tulisan tangannya.
"Mirip saja enggak," ungkapnya. (Abi)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Stop Gaji Anggota DPR selama 3 Bulan, Uangnya Dipakai untuk Bantu Korban Bencana Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan