Sambut Ramadan, Hotel Ini Buat Miniatur Masjid dari Rengginan
Miniatur Masjid Agung Solo Raya UEA dibuat dengan bahan baku dari makanan rengginan, Kamis (15/4). (Foto: MP/Ismil)
BULAN suci Ramadan 1442 H jatuh pada tanggal 13 April. Banyak cara yang dilakukan untuk menyemarakkan Ramadan tersebut diantaranya dengan membuat miniatur masjid berbahan baku dari rengginan.
Diketahui makanan rengginan adalah sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari beras ketan yang dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur.
Baca juga:
Makanan ini memiliki rasa yang gurih dan renyah dan biasa disajikan ketika momen Lebaran. Miniatur berbahan makanan tradisional ini diletakkan tepat di tengah lobby lounge The Sunan Hotel Solo, Jawa Tengah.
General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari mengatakan miniatur masjid berbahan dasar makanan tradisional tersebut disusun menggunakan lem berbahan white chocolate. Proses pengerjaan pembuatan miniatur masjid berbahan makanan rengginan memakan waktu selama 7 hari.
"Kami selalu membuat hal-hal unik untuk memeriahkan bulan suci Ramadan," ujar Retno pada Merahputih.com, Kamis (15/4).
Dikatakannya, untuk ukuran miniatur masjid diameter 200 sentimeter dan tinggi 180 sentimeter. Total telah menghabiskan sebanyak 20 kg makanan rengginan untuk membuat miniatur masjid ini.
"Miniatur masjid ini terinspirasi dari Atap Limasan Masjid Agung Solo Raya dan Gerbang Masjid Syekh Zayed di United Emirat Arab (UEA) yang akan dibangun di Solo," ucap dia.
Ia mengemukakan miniatur masjid berbahan makanan rengginan ini bakal pamerkan di lobby lounge hotel sampai dengan Hari Raya Idul Fitri. Masyarakat yang mau berfoto dengan miniatur masjid diperbolehkan. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Jam Matahari Masjid Agung Keraton Surakarta Peninggalan PB VIII
Bagikan
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi IX DPR Usul 2 Skenario Pembagian MBG selama Ramadan
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
[HOAKS atau FAKTA]: Kebijakan Makan Bergizi Gratis Ditolak Digelar saat Bulan Puasa karena Bertentangan dengan Nilai Agama
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar