Saksi Ahli MUI Jelaskan Ucapan Ahok 'Dibohongi Pakai Surat Al Maidah 51'

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 13 Februari 2017
Saksi Ahli MUI Jelaskan Ucapan Ahok 'Dibohongi Pakai Surat Al Maidah 51'

Ahok tiba di Gedung Kejaksaan Agung, beberapa waktu lalu. (Foto dok.merahputih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali digelar dengan menghadirkan saksi ahli. Saksi pertama adalah saksi ahli agama Islam, Prof Dr Muhammad Amin Suma dari Komisi Fatwa MUI.

Majelis Hakim yang diketuai Dwiarso bertanya kepada saksi tentang masalah yang mendorong munculnya sikap keagamaan MUI.

"Apakah saudara tahu yang dipermasalahkan dalam pernyataan sikap keagamaan MUI itu apa?" kata Hakim dalam sidang ke-10 di Aula Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan Senin (13/2).

"Soal Surat Al Maidah 51 dan penafsiran soal dibohongi pakai Surat Al Maidah 51," jawab Amin Suma singkat.

Amin menjelaskan pada hakikatnya Al Quran tidak pernah membohongi siapapun termasuk pada dirinya sendiri.

"Hanya saja, ada beberapa perbedaan penafsiran terkait ayat Al-Quran, makanya, sebagian ulama melarang menafsirkan Al Quran bagi yang bukan ahlinya," terang Amin.

Amin menerangkan, hanya orang Islam yang memiliki kapasitas penafsir yang boleh menafsirkan ayat-ayat Al Quran. Oleh sebab itu, penafsiran terkait erat dengan metode yang digunakan.

Mayoritas ulama yang menafsirkan ayat, kata Amin, akan kembali merujuk kepada asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya ayat).

Terkait yang dimaksud dengan pemimpin di dalam Surat Al Maidah 51, Amin menjelaskan ada perbedaan pendapat oleh sebagian ulama.

"Ada yang menafsirkan pemimpin dan juga yang menafsirkan pelindung dan sahabat karib," ujarnya. "Tafsir pemimpin ini luas, bisa dari RT sampai Presiden."

Merujuk pada perbedaan pendapat itu, sebab turunnya ayat tersebut karena ada sahabat Nabi yang bernama Abdullah Ubay bin Salul yang memiliki rekam jejak sebagai seorang muslim tapi bekerja sama dengan orang Nasrani dan Yahudi.

"Ia pun mengaku bukan muslim untuk dapat bekerjasama dengan orang Yahudi dan Nasrani pada saat itu," jelasnya.

Sidang kasus dugaan penistaan agama masih akan terus bergulir. Baca juga berita lainnya di merahputih.com sebelumnya: Ahli Agama Hingga Ahli Bahasa Bersaksi di Sidang Ahok. (Fdi)

#Sidang Ahok #Al Maidah 51 #Majelis Ulama Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Muiz mengutip hadis riwayat Imam Bukhari yang menyebut larangan bagi laki-laki menyerupai perempuan maupun perempuan menyerupai laki-laki
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Indonesia
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
MUI menyoroti perjanjian dagang Indonesia dan Amerika Serikat. Umat diminta selektif membeli produk tanpa sertifikasi halal sesuai UU Jaminan Produk Halal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
Indonesia
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa bersatu memberantas korupsi saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Indonesia
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal dan menegaskan pentingnya persatuan ulama dan umara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Indonesia
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Presiden Prabowo menegaskan persatuan ulama dan umara menjadi fondasi perdamaian dan kemakmuran bangsa saat menghadiri pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Indonesia
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menyebut pilkada langsung menimbulkan biaya tinggi dan politik uang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Indonesia
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Fatwa MU memutuskan jika pungutan pajak terhadap sesuatu yang jadi kebutuhan pokok, seperti sembako dan rumah serta bumi yang huni, tidak mencerminkan keadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Beredar informasi yang menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung penuh langkah Israel menyerang Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Indonesia
Idul Fitri 1446 H, MUI Ajak Umat Islam untuk Tetap Miliki Integritas yang Tercermin dalam 3 Aspek
Tiga aspek yang dimaksud meliputi menjaga lisan, menegakkan kejujuran dan kedisiplinan, serta menjauhi hal-hal yang syubhat dan melanggar etika.
Frengky Aruan - Senin, 31 Maret 2025
Idul Fitri 1446 H, MUI Ajak Umat Islam untuk Tetap Miliki Integritas yang Tercermin dalam 3 Aspek
Bagikan