Sains Jelaskan Ketertarikan Kucing terhadap Bunyi 'Pspspsps'

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 14 April 2023
Sains Jelaskan Ketertarikan Kucing terhadap Bunyi 'Pspspsps'

Para ahli jelaskan alasan kucing tertarik bunyi 'pspspsps'. (foto: Unsplash_Mikhail Vasilyev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUNYI 'pspspsps' bagaikan Kryptonite untuk hampir semua kucing di dunia. Jika manusia berani membisikkan suara aneh ini, kucing amat mungkin akan bersemangat dan bergegas meminta perhatian kepada orang tersebut. Alternatif tindakan lain, kucing buru-buru melarikan diri demi kepentingan hidup mereka.


Namun, mengapa ya bunyi 'pspspsps' memicu reaksi mendalam pada kucing? Sayangnya, belum ada banyak penelitian peer-review tentang topik ini. Namun, para ahli hewan peliharaan memiliki beberapa dugaan terhadap fenomena ini.

BACA JUGA:

Mengapa Kucing Minum Banyak Air?


“Tidak ada penelitian tentang respons suara 'pspsps' pada kucing. Kami tidak dapat menanyakan secara langsung kepada kucing mengapa sebagian besar tampaknya meresponsnya,” kata Mikel Delgado, ahli kucing di Feline Minds, dikutip Inverse. Delgado menawarkan dua penjelasan yang masuk akal di balik minat kucing pada bunyi 'pspspsps'.


Pertama, kebisingan bergetar pada frekuensi yang secara alami menarik perhatian kucing. Kedua, suara 'pspsps' mirip dengan suara yang relevan secara alami bagi kucing, seperti tikus di gemerisik dedaunan atau burung yang sedang terbang.

kucing
Suara berfrekuensi tinggi seperti "pspsp" layaknya catnip bagi kucing. (foto: Unsplash_Bogdan Farca)


“Suara pspspsps memiliki banyak alasan mengapa menarik perhatian kucing. Itu membangkitkan keingintahuan mereka, mungkin terdengar akrab karena mirip dengan suara mendengkur, dan pada frekuensi yang membuatnya sangat mudah untuk didengar,” kata Chyrle Bonk, seorang dokter hewan di PetKeen.


Suara berfrekuensi tinggi seperti "pspsp" layaknya catnip bagi kucing. Sebuah konsep yang mungkin kamu pahami jika kamu pernah berbicara dengan suara merdu kepada kucingmu seperti berbicara dengan seorang bayi.


"Mereka mungkin menjawab dengan meong bernada tinggi mereka sendiri atau menggosokmu saat kamu berbicara," tambah Bonk.

BACA JUGA:

Fakta Menarik Kucing Oyen yang Terkenal Barbar


Molly DeVoss, spesialis pelatihan kucing bersertifikat yang menjalankan Cat Behavior Solutions, menjelaskan bahwa suara frekuensi tinggi mirip dengan suara tikus, jadi suara ini secara alami menarik perhatian kucing.


"Kucing dapat mendengar frekuensi suara tiga kali lebih tinggi dari yang kita bisa - mungkin agar mereka dapat menemukan mangsa dengan lebih mudah," kata DeVoss.


Katherine Pankratz , ahli perilaku hewan bersertifikat, mengatakan kalau huruf "s" memiliki frekuensi yang lebih tinggi daripada kebanyakan suara manusia lainnya, berpotensi menjelaskan mengapa kucing tertarik atau malah menjauh saat mendengar bunyi 'pspsps'.


“Suara berfrekuensi lebih tinggi ini dipasangkan dengan konsonan yang menyela suara tersebut menciptakan suara staccato yang tiba-tiba dan menarik perhatian,” kata Pankratz.


Singkatnya, ada kemungkinan besar "pspsps" bukan hanya kata kunci yang aneh bagi kucing, tetapi juga suara yang memicu respons evolusioner mereka yang telah mengakar.


Berbicara konsep evolusioner, kucing adalah pemangsa sekaligus mangsa yang harus waspada terhadap kebisingan setiap saat.


“Mereka akan memiliki peluang bertahan hidup yang lebih baik jika dapat waspada terhadap suara aneh yang tiba-tiba dan menilai apakah itu ancaman atau bukan daripada mengabaikan suara tersebut,” jelas Pankratz.(dsh)

BACA JUGA:

Kucing Ternyata Psikopat

#Hobi #Kucing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Melalui lomba tersebut, Mendag Busan mengajak masyarakat untuk menunjukkan semangat melestarikan lingkungan.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Mendag Budi Santoso Dorong Pertumbuhan Ekonomi lewat Hobi Burung Kicau
Lifestyle
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Ikan sapu-sapu ternyata berbahaya jika dilepas ke alam liar. Simak dampak, cara penanganan, dan ancaman hukumnya di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Kenali Bahaya Ikan Sapu-Sapu untuk Ekosistem dan Risiko Hukumnya Jika Dilepas Sembarangan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fashion
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Kolaborasi Black Sabbath dan Lawless Jakarta menghadirkan koleksi eksklusif "Heavier Than Ever" berupa apparel, helm, dan skate deck edisi terbatas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Desember 2025
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Indonesia
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono berharap regulasi ini dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Fun
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
GJAW 2025 menghadirkan program komunitas seperti Campervan Show dan Diecast On GJAW, memperkaya pengalaman pengunjung di ICE BSD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 November 2025
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
Indonesia
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memberlakukan Pergub larangan jual-beli daging anjing dan kucing di Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Indonesia
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Peraturan ini secara rinci tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Fun
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Costum diecast telah menjadi gerakan kreatif yang menumbuhkan kebanggaan, kolaborasi, dan inovasi anak bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Dari Miniatur ke Mahakarya: Geliat Karya Anak Bangsa di Dunia Custom Diecast
Bagikan