Said Anggap Wajar Edy Rahmayadi ke Jakarta Cari Dukungan PDIP
Ilustrasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Foto: Antara/Andika Wahyu
MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah angkat suara terkait kabar Edy Rahmayadi yang dikabarkan bakal mampir ke Jakarta untuk menyambangi markas partai berlogo banteng moncong putih.
Said mengaku belum mendapat konfirmasi. Meski demikian, ia menilai langkah Edy untuk mampir ke Jakarta sebagai hal yang wajar guna mencari dukungan di Pilkada 2024.
"Kalau Pak Edy ke Jakarta bertemu dengan DPP PDIP, ya itu bagian dari silahturahmi untuk mendapat dukungan supaya PDIP mengusung. Kan biasa setiap calon roadshow," ujar Said di kompleks parlemen, Senayan, Senin (5/8).
Ia tak menjawab terkait apakah PDIP bakal mengusung Edy dalam rangka menghambat calon gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memenangkan kontestasi.
Baca juga:
Respons PDIP Soal Ridwan Kamil Disinyalir Maju Pilkada Jakarta
Akan tetapi, dirinya mengingatkan agar Pilkada 2024 menjadi kontestasi yang sehat. Ia juga menilai kemenangan melawan kotak kosong sebagai hal yang biasa saja.
"Kami tidak melihat apakah Mas Bobby mau kotak kosong atau tidak, yang terpenting adalah ada kompetisi yang sehat di tingkat Pilgub di seluruh Indonesia di 38 provinsi," tuturnya.
"Bahwa pada akhirnya ada kotak kosong, katakanlah melawan kotak kosong gitu lho. Ya, kita memandanginya biasa-biasa saja," imbuhnya.
Meski demikian, Said mengingatkan soal partai politik berhak mencalonkan tokohnya masing-masing, khususnya PDIP yang bisa mengusung calon sendiri.
Baca juga:
Lewat Peringatan Kudatuli PDIP Ingatan Kader Soal Serangan Otoriter ke Partai
Ia mengatakan PDIP bakal mengusng tokoh yang berbeda dari jagoan Jokowi. Akan tetapi, ia menilai hal tersebut bukan berarti melakukan perlawanan terhadap pemerintahan.
"Kalau PDIP punya calon berbeda dengan Bapak Presiden Jokowi. Tiba-tiba kemudian dianggap bahwa PDIP melawan Jokowi. Padahal kebijakan berbeda itu sesuatu yang normal," ujarnya.
Menurutnya, demokrasi memberikan tempat untuk berbagai perbedaan. Said juga mengatakan PDIP punya pola rekrutmen yang berbeda guna menghasilkan calon gubernur tepat.
"Insya Allah PDIP akan mengularkan calon sendiri sebatas kemampuan yang akan dilakukan," pungkasnya. (pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS