Sadis, Remaja 14 Tahun Bunuh Ayah dan Neneknya Sendiri di Cilandak
Ilustrasi mayat. Foto: ANT/IST/NET
MerahPutih.com - Pembunuhan sadis terjadi di kawasan Cilandak, Jakarta, Sabtu (30/11) dini hari. Yang menganggetkan, pelaku merupakan remaja berusia 14 tahun ini tega membunuh ayah kandung dan neneknya sendiri di rumahnya.
Sementara, ibunda terduga pelaku juga menjadi korban serangan sang remaja. Namun, nyawanya masih tertolong.
Peristiwa pembunuhan berawal saat tetangga korban sekitar melihat ibu dari pelaku berada di luar rumah dengan kondisi berlumuran darah. Sementara, Pelaku melarikan diri ke luar komplek perumahan. Tetangga korban kemudian menelpon petugas keamanan komplek.
Baca juga:
PBB Laporkan 85 Ribu Perempuan dan Anak Jadi Korban Pembunuhan di 2023
Berdasarkan informasi warga, petugas keamanan komplek langsung mengecek lokasi terjadinya pembunuhan. Petugas keamanan komplek lainnya yang sempat melihat pelaku melarikan diri kemudian mengejar.
Pelaku berhasil diamankan di dekat lampu merah Karang Tengah atau sejauh sekitar 500 meter dari lokasi pembunuhan.
Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Cilandak kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku.
Untuk ibu pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati dalam keadaan luka berat.
"Pelaku atau tersangka sudah diamankan di Polsek Cilandak," kata Kapolsek Cilandak Kompol Febriman Sarlase kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/11). (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Makam Alvaro di Bintaro Berukuran 120 Sentimeter, Keluarga Tinggal Tunggu Hasil Tes DNA
Polisi Cari Rahang Alvaro di Dekat Jembatan Cilalay, Anjing Pelacak Sampai Dikerahkan
Tragedi Kematian Alvaro Jadi Sorotan Tajam, Polisi Diminta Lebih Gesit Lagi Tangani Kasus Penculikan Anak
Alasan Ayah Tiri Buang Jasad Alvaro ke Bogor, Lokasi Sepi dan Sulit Ditemukan
Polisi Diminta Lebih Gesit dan Berkolaborasi dengan KPAI Usut Kasus Kematian Alvaro Kiano
Kawal Kasus Kematian Alvaro, Puan: Situasi Darurat, Harus Ditanggapi Serius
Ayah Tiri Simpan Jasad Alvaro di Garasi Mobil selama 3 Hari, Sebelum Dibuang ke Bogor
Alex Iskandar Tega Simpan Mayat Alvaro di Garasi Mobil Selama 3 Hari, Dibuang ke Tenjo Pakai Mobil Silver