Ryamizard Titip Bersihkan Radikalisme dalam TNI ke Prabowo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 24 Oktober 2019
Ryamizard Titip Bersihkan Radikalisme dalam TNI ke Prabowo

Prabowo Subianto (kanan) bersama Jenderal Gatot Nurmantyo (kiri) dan Jenderal (Pur) Tri Sutrisno yang juga mantan Wakil Presiden Indonesia. (Facebook/Prabowo Subianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku lega bisa menyelesaikan tugasnya. Ia yakin penerusnya Prabowo Subianto dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Ryamizard mengaku tau persis kualitas Prabowo.

"Dari awal masuk diplonco sampai jungkir balik sama-sama, sekarang sama-sama lagi, jadi alhamdulillah apa tugas ini pasti saya yakin akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Beliau adalah seorang prajurit, prajurit sejati," kata Ryamizard di Kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Kamis (24/10).

Baca Juga:

Prabowo Subianto Resmi Terima Jabatan Menteri Pertahanan dari Ryamizard

Ryamizard melanjutkan, Prabowo perlu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di tanah air terutama soal radikalisme.

Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu. (Foto: setkab.go.id)
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu. (Foto: setkab.go.id)

"Kemudian masalah radikalisme, terutama ISIS dan khilafah, saya kira seminggu berapa kali saya bicara, agar kita tidak terbina. Sekarang sudah mulai anak-anak masuk masuk sekolah. Kita minta Pak Prabowo biar tidak berkembang lagi," kata Ryamizard.

Ia juga meminta Prabowo menyelesaikan masalah paham radikal yang ada di segelintir oknum TNI.

"Mindset ini yang berbahaya. Tiga persen sudah terpapar, belum PNS, mahasiswa. Ini adalah PR kita, Pak Prabowo. Kita stop bertambahnya ini di TNI dan keluarga besar," sebut Ryamizard.

Baca Juga:

Prabowo: Saya Belum Duduk di Kantor, Sudah Tanya Program

Ryamizard menambahkan, Prabowo juga perlu memperkuat pertahanan negara terutama di Laut China Selatan.

"Kita boleh berbangga, suasana di Laut China Selatan sudah agak mereda. Saya bicara sama China, dia nurut. Laut China Selatan adalah pekarangan kita bersama," imbuh mantan KASAD ini.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama mantan Menhan Ryamizard Ryacudu saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (24-10-2019). ANTARA/Syaiful Hakim
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama mantan Menhan Ryamizard Ryacudu saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis (24-10-2019). ANTARA/Syaiful Hakim

Ryamizard berjanji akan terus berbakti kepada bangsa dan negara.

Ia juga mendoakan agar Prabowo dan TNI sukses dan terus berjaya.

"Saya pamit beserta istri dan anak anak, kami selalu berdoa dengan Pak Prabowo, TNI khususnya ,agar sukses terus. TNI adalah garda dari bangsa ini. Kalau ada orang utak-atik tentara biar jelek, gak betul itu. Selamat pada Bapak Prabowo, sukses, saya selalu berdoa dengan Bapak Prabowo," tutup Ryamizard. (Knu)

Baca Juga:

Projo Mundur dari Kegiatan Politik Gara-Gara Prabowo

#Prabowo Subianto #Ryamizard Ryacudu #Radikalisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Komisi X DPR mendukung rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil alih pengangkatan guru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Indonesia
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi Menlu Sugiono mewakili Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Ke-81 Majelis Umum PBB di New York. Cek agenda lengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Terkonfirmasi! Presiden Prabowo Tidak Hadir Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Delegasi Dipimpin Menlu
Indonesia
Pramono Ingin LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Minta Bantuan Danantara
LRT Jakarta akan diperpanjang ke JIS dan Whoosh. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta bantuan ke Danantara.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Pramono Ingin LRT Jakarta Diperpanjang ke JIS dan Whoosh, Minta Bantuan Danantara
Indonesia
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa sudah menutup 328 BUMN. Target hemat anggaran bisa menembus Rp 100 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Prabowo Ungkap 328 BUMN Sudah Ditutup, Target Hemat Bisa Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Wapres Gibran meyakini pengalaman panjang serta rekam jejak akademis Suahasil menjadikannya sosok yang piawai menjaga kesehatan APBN
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Bagikan