Rusia Pastikan Abu Bakr al Baghdadi Tewas
Abu Bakr al Baghdadi jadi orang paling berpengaruh ke-57 di dunia versi Forbes. (Forbes)
Pemerintah Rusia pastikan pentolan ISIS, Abu Bakr al Baghdadi tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh pasukan udara militer Rusia pada tanggal 28 Mei lalu.
Dalam surat pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa selain membunuh al Baghdadi, serangan udara tersebut juga berhasil menewaskan sekitar 330 militan ISIS.
Selain itu, pada keterangan yang sama juga menjelaskan bahwa setidaknya ada 30 komandan ISIS dan 300 tentara yang juga tewas, yang berada dalam pertemuan Raqqa, Suriah.
Keberadaan al Baghdadi tidak diketahui selama beberapa waktu, meskipun dia diyakini berada di Mosul di Irak sebelum sebuah koalisi pimpinan AS memulai upaya untuk merebut kembali kota tersebut pada bulan Oktober 2016.
Sejak saat itu, kelompok tersebut telah kehilangan wilayah yang cukup banyak dan mendapat tekanan dari serangan udara oleh pasukan pimpinan Rusia dan AS dan sekutunya.
Pada bulan Maret, Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson mengatakan bahwa hampir semua wakil al Baghdadi telah terbunuh.
"Ini hanya masalah waktu sebelum al Baghdadi sendiri memenuhi takdir yang sama," tambahnya seperti dimuat BBC.
Baca berita terkait dugaan tewasnya Abu Bakr al Baghdadi lainnya di: Rusia Klaim Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS
Bagikan
Berita Terkait
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos