Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Rupiah Melemah, Perajin Tahu-Tempe Kelabakan Hadapi Lonjakan Harga Kedelai

Ilustrasi perajin tahu/tempe.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan pelaku usaha kecil di berbagai daerah. Salah satu sektor yang paling terdampak ialah perajin tahu dan tempe yang masih bergantung pada bahan baku kedelai impor.

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, mengatakan kondisi di lapangan menunjukkan para perajin mulai kesulitan menyiasati kenaikan harga kedelai domestik yang melonjak jauh di atas harga internasional.

“Di tingkat akar rumput, perajin tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung,” kata Eric dalam keterangannya, Senin (18/5).

Menurut Eric, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, eskalasi konflik di Timur Tengah memicu keluarnya modal asing dari pasar negara berkembang. Sementara dari dalam negeri, pasar menyoroti persepsi risiko fiskal pemerintah.

Ia menyebut nilai tukar rupiah bahkan sempat menembus Rp17.600 per dolar AS. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menekan stabilitas ekonomi nasional apabila tidak segera direspons melalui kebijakan yang terkoordinasi.

Baca juga:

Tren Inflasi Naik, Nilai Tukar Rupiah Bisa Capai Rp 17.575 per Dolar AS

Eric meminta pemerintah dan otoritas moneter memperkuat sinergi untuk menahan dampak pelemahan rupiah terhadap daya beli masyarakat.

Menurut dia, ancaman inflasi impor kini semakin nyata karena industri nasional masih bergantung pada bahan baku impor di berbagai sektor, mulai dari kimia, tekstil, elektronik, hingga farmasi.

“Produsen dihadapkan pada pilihan sulit, antara mengurangi margin keuntungan atau menaikkan harga jual ke konsumen,” ujarnya.

Eric mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang telah menyiapkan tujuh strategi menjaga stabilitas rupiah, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta pengetatan likuiditas dolar AS.

Meski demikian, ia menilai stabilisasi nilai tukar tidak bisa hanya mengandalkan instrumen moneter. Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan Republik Indonesia, diminta mengambil langkah fiskal yang lebih agresif.

Baca juga:

Pelemahan Rupiah Bisa Berdampak ke Sektor Riil dan Daya Beli Masyarakat

Ia mendorong pemerintah mengaktifkan Bond Stabilization Fund (BSF) secara akuntabel guna meredam gejolak pasar Surat Berharga Negara (SBN). Selain itu, subsidi logistik dan distribusi pangan juga dinilai penting untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Eric turut meminta pengawasan lebih ketat terhadap rantai pasok impor, terutama komoditas kedelai, agar tidak terjadi distorsi harga yang merugikan pelaku UMKM.

“APBN harus tetap berfungsi sebagai shock absorber agar daya beli masyarakat terjaga dan tidak terjadi rasionalisasi tenaga kerja,” kata Eric. (Pon)

#Harga Kedelai #Rupiah #Inflasi #Ekonomi #Komisi XI DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Sebanyak 292 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH cabai merah pada minggu pertama Oktober. Sementara itu, cabai rawit tercatat mengalami kenaikan di 259 kabupaten/kota.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Bagikan