Rupiah Anjlok, Agen Perjalanan Wisata Luar Negeri Terpuruk

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 27 Agustus 2015
Rupiah Anjlok, Agen Perjalanan Wisata Luar Negeri Terpuruk

Rupiah anjlok dirasakan juga agen perjalanan wisata ke luar negeri yang alami penurunan sekitar 20 persen (Foto: Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Nilai tukar rupiah yang terhadap dolar Amerika Serikat yang terus mengalami penurunan. Bahkan hingga Rabu (26/8) nilai tukar rupiah terhadap dolar berada level Rp.14.133 per dolar AS.

Menyikapi hal tersebut salah satu agen travel perjalanan wisata Travel Connection mengeluhkan sepinya orderan untuk perjalanan wisata ke luar negeri. Bahkan pasalnya, jumlah wisatawan yang hendak berlibur ke luar negeri mengalami penurunan hingga 20% dari total omset yang mencapai sekitar Rp.12 miliar, angka tersebut juga masih diperkirakan akan mengalami penurunan jika dollar AS terus menguat terhadap rupiah.

"Tentu sangat berpengaruh. Bahkan penurunan mencapai hingga 20% dari total omset yang mencapai sekitar Rp12 miliar per tahun," ujar salah satu staf agen Travel Connection, Vellis, ketika ditemui merahputih.com, di kantornya, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu, (26/8).

Vellis mengatakan biasanya pada bulan Agustus ini, masyarakat menengah keatas beramai-ramai untuk memesan tiket dan memilih lokasi liburan ke luar negeri. Namun, karena kurs dolar tengah mengalami kenaikan ditambah lagi dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Maka para traveller lebih memilih untuk tidak jalan-jalan ke luar negeri.

"Karena mereka lebih memilih untuk tidak jalan-jalan saat ini," ujarnya.

Sementara itu lanjutnya, untuk perjalanan domestik. Pihaknya mengaku masih sangat stabil. Karena, perjalanan domestik biasanya hanya untuk perjalanan bisnis saja. Dimana untuk perjalanan bisnis, mau tidak mau orang harus membelinya.

"Kalau domestik aman. Karena biasanya itu corporate. Untuk perjalanan domestik itu paling banyak ke Kalimantan, Palembang, Jambi dan sekitarnya," ujarnya.

Sementara itu ketika ditemui ditempat yang berbeda, Kepala Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat, I Kadek Dian Sutrisna menilai bahwa pelemahan rupiah ini sektor pariwisata adalah sektor yang paling menguntungkan bagi Indonesia. Karena, nilai mata uang rupiah yang terus melemah ini membuat para traveller dari asing lebih memilih untuk berlibur di Indonesia. Dimana, mereka bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah yang cukup banyak dengan menukarkan mata uang yang mereka bawa ke Indonesia dan itu dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lambat. Karena, kedatangan turis asing meningkatkan konsumsi masyarakat.

"Sebenarnya dalam kondisi yang seperti ini. Sektor wisata paling menguntungkan," ujarnya.(rfd)

 

Baca Juga:

Menteri Basuki Nyatakan Pelemahan Rupiah Tak Pengaruhi Proyek PU

Rupiah Bergerak Dekati Rp14.100 per Dollar AS

Meme Kocak Rupiah Tembus 14.000 per Dollar AS (Bagian 2)

Rupiah Melemah, Seniman Pusing Tujuh Keliling

Rupiah Tertekan Semakin Dalam Akibat Ketidakpastian The Fed

 

#Travel #Paket Wisata #Dolar AS #Rupiah Melemah #Rupiah Anjlok
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Investor asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp 864 miliar pada perdagangan hari ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Rupiah Melorot ke Rp17.859 per Dolar AS, IHSG Malah Meroket Pada Pembukaan Perdagangan Selasa 2 Juni 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Setop Pakai Dolar AS, Menkeu Purbaya Ajak Pindah ke Yuan China
Beredar informasi yang menyebut Indonesia akan berpindah ke Yuan China sebagai acuan, menggantikan Dolar AS. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Setop Pakai Dolar AS, Menkeu Purbaya Ajak Pindah ke Yuan China
Indonesia
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bank Indonesia (BI) kembali memperketat aturan pembelian dolar AS tanpa underlying (dokumen pendukung) menjadi maksimal US$ 25 ribu per pelaku per bulan mulai Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Terus Anjlok, BI Batasi Pembelian Dolar Maksimal US$ 25 Ribu Berlaku Juni
Bagikan