Rumah Peradaban Dibangun Tahun Depan
Sejulah seniman pada gelaran Borobudur Writers & Culture Festival (BWCF) 2015 di panggung terbuka komplek Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jateng, Jumat (13/11). (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)
MerahPutih Budaya - Guna memusatkan informasi peradaban di Tanah Air, Pusat Arkeologi Nasional berencana membangan Rumah Peradaban pada 2016. Rumah Peradaban diharapkan mampu memediasi riset arkeologis kepada masyarakat.
Kepala Pusat Arkeologi Nasional I Made Geria menyatakan, bahwa bentuk Rumah Peradaban fokus pada perkumpulan komunitas.
"Jadi bentuknya bukan cuma fisik belaka. Peradaban masa lalu jadi tetap hidup supaya menguatkan karakter masyarakat," katanya di sela acara Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) di kawasan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (13/11).
I Made menjelaskan, di dalam Pumah Peradaban akan ada diskusi, penelitian, serta konservasi peradaban. Menurutnya, masyarakat menjadi objek utama ketiga hal tersebut.
"Ini bagian dari penguatan budaya. Agar pemahaman kuat, yang merupakan bagian revolusi mental," imbuhnya. (fre)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta