Insiden Pesawat

RS Polri Siapkan 66 Ahli Untuk Identifikasi Korban Lion Air JT-610

Eddy FloEddy Flo - Senin, 29 Oktober 2018
RS Polri Siapkan 66 Ahli Untuk Identifikasi Korban Lion Air JT-610

Kombes Argo Yuwono (kedua dari kiri) (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Edi Purnomo, mengatakan, sebanyak 66 personel yang terdiri dari dokter hingga ahli DNA dikerahkan untuk mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

"Dari Rumah Sakit Polri ada 66 personel, termasuk dokter yang lainnya termasuk dokter gigi, teknisi ahli kimia, ahli biologi, ahli DNA, termasuk supir ambulans 66 itu. Tapi belum termasuk tim dokter dari Jawa Barat, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri," kata Edi, Senin (29/10).

Saat ini 9 kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air tersebut telah tiba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. RS Polri yang diperuntukkan sebagai posko identifikasi sudah didatangi keluarga korban Lion Air sejak Senin (29/10) siang.

"Jenazah saat ini langsung dimasukkan ke dalam freezer. Pemeriksaannya baru besok," jelas Edi.

Polda Metro Jaya telah meminta keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air di Tanjung Karawang, Jawa Barat, pagi tadi, ke RS Polri, Kramat Jati. Keluarga korban akan diambil data Ante Mortem untuk membantu proses identifikasi.

"Masyarakat yang merasa kehilangan Anggota keluarga lion air JT-610 agar ke RS Polri Kramat Jati untuk diambil data ante mortemnya, menyertakan data medis, properti, ijasah yang ada sidik jarinya, foto diri terakhir dan ciri khas lainnya pada korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya, senin (29/10).

Tim Basarnas
Tim Basarnas memberikan keterangan terkait penemuan potongan mayat korban Lion Air JT-610 (MP/Fadhli)

Sementara itu, secara terpisah Badan SAR Nasional (Basarnas) menemukan potongan tubuh manusia yang sudah tidak utuh dalam operasi pencarian bangkai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jabar, Senin (29/10).

Direktur Operasional dan Pelatihan Basarnas Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji mengatakan, dalam proses pencarian Basarnas baru menemukan serpihan tubuh manusia dan beberapa bagian pesawat Lion Air JT 610.

"Pencarian saat ini baru menemukan beberapa potongan tubuh korban yang kita masukkan dalam enam kantong jenazah kemudian langsung dibawa ke RS Polri. Ada beberapa serpihan dari kapal lion dengan penerbangan JT 610," ucap Bambang saat konferensi pers di Kantornya, Senin (29/10).

Bambang menjelaskan dari potongan tubuh manusia yang ditemukan, seperti kaki, telinga, tangan, bahkan bagian dalam perut. "Beberapa potongan tubuh, dari kaki, tangan, maupun telinga juga ditemukan dan bagian dalam isi perut," terang dia.

Diakuinya, hingga saat ini tim gabungan Basarnas, unsur TNI/Polri masih terus melakukan pencarian posisi persis jatuhnya pesawat lion air.

"Tim sar masih berupaya untuk mencari. Pukul 15.00 tadi kita diperbantukan oleh kapal KRI Rigel. Sampai saat ini belum disampaikan laporan hasil survei dalam rangka mencari bangkai pesawat," tambahnya.

Sebelumnya, Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang dilaporkan hilang kontak pada 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB.

Ada sekitar 181 penumpang bersama 7 awak dikabarkan berada di dalam pesawat nahas tersebut.(Pon/Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Duta Besar Korea Selatan Puji Posisi Strategis Indonesia di ASEAN

#Insiden Pesawat #Kecelakaan Pesawat #Lion Air #Insiden Lion Air
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Salah seorang pilot pesawat kargo itu beberapa kali memperingatkan pilot lainnya di kokpit mengenai ‘kecepatan pesawat yang berlebihan’.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Kecelakaan Pesawat Kargo Amazon, Pilot Sempat Berikan Peringatan Kecepatan
Dunia
Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Pesawat keluar dari ujung landasan pada Minggu sekitar pukul 14.00 waktu setempat setelah tiba dari San Juan, Puerto Rico.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Pesawat Kargo Amazon Tergelincir dari Runway Bandara Miami, 5 Tewas
Indonesia
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Kemenhub memberi apresiasi atas respons cepat seluruh pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Kemenhub Pastikan Penanganan Ekstra Insiden Pecah Ban Garuda Indonesia Rute Jakarta Menuju Makassar
Indonesia
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Pesawat Garuda Indonesia GA604 rute Jakarta-Makassar mengalami pecah ban di udara dan terpaksa melakukan manuver pendaratan dramatis. Cek kronologi lengkap dan nasib 156 penumpang di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban Saat Terbang ke Makassar, Penumpang Dievakuasi Usai Manuver Go Around
Dunia
Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Kabinet Malaysia pada Jumat (26/6) menyetujui perpanjangan perjanjian ‘no-find, no-fee’ (tidak menemukan, tidak dibayar) dengan Ocean Infinity hingga 30 Juni 2027.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
 Malaysia Perpanjang Pencarian MH370 Setahun Lagi, Komit Beri Kepastian bagi Keluarga Korban
Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan pesawat ringan paling mematikan di Prancis.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
 Pesawat Sipil Jatuh di Prancis, 11 Tewas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Dunia
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dalam laporan badan audit yang dipublikasikan pada Rabu (22/4) disebutkan bahwa insiden itu terjadi karena pilot mengambil foto untuk mengenang penerbangan terakhir bersama unit militernya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Pilot Selfie dan Ambil Video Sebabkan Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan
Dunia
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Dari total korban tewas, 58 di antaranya merupakan personel Angkatan Darat Nasional, enam dari Angkatan Dirgantara Kolombia, dan dua dari Kepolisian Nasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
Hercules C-130 Jatuh di Kolombia, 66 Polisi dan Tentara Gugur
Bagikan