Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Rod Stewart Sebut Musik Ed Sheeran Mudah Dilupakan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 14 Februari 2024
Rod Stewart Sebut Musik Ed Sheeran Mudah Dilupakan

Rod Stewart sebut musik Ed Sheeran tak akan bertahan lama. (Foto: YouTube/Rod Stewart)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RUPANYA Rod Stewart bukan penggemar Ed Sheeran. Dalam sebuah wawancara dengan The Times, Stewart menampik nama Ed Sheeran sebagai musisi yang akan diingat dalam waktu yang lama.

“Maksudmu musisi yang lagunya akan dimainkan selama 50 tahun separti Maggie May?,” tanya Stewart ketika diminta menyebut musisi masa kini yang akan bertahan dalam waktu lama.

Musisi 79 tahun itu kemudian mengingat-ingat sebuah nama. “Musisi Inggris yang amat berbakat. Kukira lagunya akan bertahan lama. Siapa namanya?,” kata Stewart.

BACA JUGA:

Rod Stewart Jadi Korban Hoaks, Dibilang Wafat Padahal Masih Sehat

Ketika si penanya menyebut nama Ed Sheeran, Stewart langsung menampiknya.

“Bukan, bukan Ed. Aku saja tak tahu lagu-lagu miliknya,” imbuhnya.

Musisi keturunan Skotlandia dan Inggris ini menyebut nama George Ezra sebagai musisi yang akan bertahan lama. “Ya, menurutku dia menulis lagu yang amat bagus. Jadi dia akan dikenal cukup lama,” komentarnya tentang penyanyi Barcelona itu.

Stewart dikenal sebagai musisi paling laris sepanjang masa. Sepanjang kariernya, ia telah menjual 120 juta copy di seluruh dunia. Ia juga memiliki 10 album yang masuk 10 besar dengan 31 lagu top ten di Inggris, 16 lagu top ten di Amerika Serikat. Stewart bahkan menerima gelar bangsawan Inggris pada 2016 atas jasanya dalam musik dan kegiatan sosial.

Sementara itu, Sheeran ialah musisi Inggris yang debut pada 2011 lewat album +. Album itu merajai tangga lagu Inggris. Pada 2012, Sheeran memenangi Brit Award untuk kategori best British male solo artist dan British breakthrough act.

Tahun lalu, Sheeran merilis album terakhirnya, Autumn Variations. Album itu menduduki posisi atas di tangga album Inggris dan Australia. Ia baru saja menyelesaikan The Mathematics Tour for 2023 untuk Australia dan Inggris. Tur Asia Sheeran baru dimulai pada Januari.(dwi)

BACA JUGA:

Rod Stewart Janji Bantu Biaya Medis Penggemar dengan Penyakit Langka

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan