Robot Menggantikan Peran Manusia, Perlukah Khawatir Kehilangan Lapangan Kerja?

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 21 April 2021
Robot Menggantikan Peran Manusia, Perlukah Khawatir Kehilangan Lapangan Kerja?

Kusprasapta Mutijarsa, dosen Kelompok Keilmuan Teknologi Informasi Institut Teknologi Bandung (KKTI ITB), saat kuliah umum KKTI ITB, Kamis (15/04). (Foto: Dok ITB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang khawatir akan perkembangan teknologi robot yang semakin canggih. Yang terbaru ialah teknologi robot and autonomus system (RAS). Teknologi robotik ini semakin menggantikan peran manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Sebaliknya, Kusprasapta Mutijarsa, dosen Kelompok Keilmuan Teknologi Informasi Institut Teknologi Bandung (KKTI ITB), tidak mengkhawatirkan fenomena kemajuan teknologi robot dewasa ini. Menurut dosen yang akrab disapa Soni, penemuan manusia selama ini mengubah kehidupan manusia ke arah yang tidak pernah dibayangkan.

Baca juga:

Seberapa Kuat iPad Pro 2021 dengan Chipset Apple M1?

Misalnya, penemuan kulkas, sepeda, dan mobil, yang tidak ada yang menyesalinya sampai hari ini. Padahal hadirnya teknologi tersebut telah menimbulkan pergeseran lapangan pekerjaan.

Menurut Soni, pada dasarnya, tujuan RAS adalah untuk mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih bermakna. Soni menampilkan data dari World Economic Forum yang menunjukkan bahwa sekitar 75 juta pekerjaan akan digantikan oleh RAS, tetapi teknologi RAS ini juga akan menciptakan 133 juta pekerjaan baru.

Robot yang tercipta sekarang lebih memudahkan manusia. (Foto: Pixabay/tmeier1964)
Robot yang tercipta sekarang lebih memudahkan manusia. (Foto: Pixabay/tmeier1964)

Jadi, manusia tidak benar-benar digantikan. Agar dapat bersaing, beliau berpesan, “Kuncinya adalah beradaptasi, terus belajar, dan mencoba mencari peluang dan kemampuan baru,” kata Soni, yang membahas robotika dan sistem otonom pada kuliah umum KKTI ITB, Kamis (15/04).

Kuliah yang dimoderatori Prof. Dr. Ir. Jaka Sembiring, M. Eng secara daring itu dimulai dengan pembahasan tentang robotika dan sistem otonom. Soni menyampaikan konsep dasar dari cyber physical system (CPS). Sistem ini adalah interaksi antara dunia analog, dunia digital, dan dunia manusia yang saling berkomunikasi melalui internet.

Baca juga:

Helikopter NASA Berhasil Mengangkasa di Mars

Menurut Soni, inilah yang menjadi dasar revolusi industri 4.0. Contoh paling sederhana dari CPS adalah ponsel pintar (smartphone) yang tanpa kita sadari telah menjadi ‘pasangan’ hidup kita.

Soni mengatakan bahwa sekarang posisi robot sudah bergeser, yakni robot tidak hanya ada pada industri, tetapi juga ada dalam kehidupan kita sehari-hari, misalnya robot servis. Teknologi robot telah mengalami evolusi sehingga mulai adanya personalisasi dan kenaikan sistem otonom pada robot. Dengan kata lain, robot kini dapat memiliki kemampuan kognitif, manipulasi, dan interaksi.

Kemajuan teknologi tidak dapat dicegah. (Foto: Pixabay/kiquebg)
Kemajuan teknologi tidak dapat dicegah. (Foto: Pixabay/kiquebg)

“Setiap teknologi baru itu menimbulkan kekhawatiran bagi manusia, tetapi perubahan yang terjadi tidak dapat dicegah,” kata Soni. Berbagai kekhawatiran inilah yang kemudian dibahas lebih mendalam pada kuliah publik ini.

Soni juga membahas isu-isu lain, seperti kebebasan data (privacy), bias oleh sistem, kegagalan sistem, keselamatan, regulasi, keamanan, dan etika. Isu-isu ini adalah masalah bersama yang harus didiskusikan bersama sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Soni, teknologi adalah dua sisi pisau. Ada manfaat, tetapi ada risiko. Ada kelebihan dan kekurangan. Namun, terlepas dari itu, para pegiat robot melihat semuanya dari sudut pandang kemanusiaan. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca juga:

Ramai Tag Link Porno di Facebook, Apakah ini Termasuk Phishing?

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan naik sekitar 10 persen dalam sepekan setelah iPhone Duo diperkenalkan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 naik setelah iPhone Duo meluncur. Sedangkan dari segi harga, keduanya memiliki selisih yang sangat berbeda.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
Foto Xiaomi 18 Pro Bocor, Desain Kamera Lebih Rata dan Bawa Telefoto Periskop 3,2x
Xiaomi 18 Pro kini kembali bocor. HP itu kabarnya membawa desain kamera lebih rata dan layar sekunder baru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Foto Xiaomi 18 Pro Bocor, Desain Kamera Lebih Rata dan Bawa Telefoto Periskop 3,2x
Tekno
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
OpenAI akan menghentikan GPT-5.5 dari ChatGPT dan Codex. Pengguna bisa melakukan migrasi sebelum 14 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
Fun
Spesifikasi Lengkap Galaxy A18 4G yang Baru Rilis, Intip Kisaran Harganya!
Samsung resmi merilis Galaxy A18 4G berchipset Exynos 1610, layar Super AMOLED, Android 17, dan fitur Galaxy AI. Intip spesifikasi dan harganya di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Spesifikasi Lengkap Galaxy A18 4G yang Baru Rilis, Intip Kisaran Harganya!
Tekno
Harga Redmi NOTE 17 Pro Max 5G Termurah Rp 7,4 Juta, Fitur Canggih Baterai Badak
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi meluncur di Indonesia seharga Rp7,4 juta. Dibekali baterai Titan 10.000 mAh, IP69K, & Snapdragon 6 Gen 5. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Harga Redmi NOTE 17 Pro Max 5G Termurah Rp 7,4 Juta, Fitur Canggih Baterai Badak
Tekno
Xiaomi 18 Pro Bawa Layar Belakang Canggih, Bisa Bikin Aplikasi Sendiri?
Xiaomi 18 Pro akan membawa layar belakang canggih. Nantinya, pengguna bisa membuat aplikasi lewat AI.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Xiaomi 18 Pro Bawa Layar Belakang Canggih, Bisa Bikin Aplikasi Sendiri?
Tekno
Samsung Galaxy A08 Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Helio G99
Samsung Galaxy A08 diam-diam meluncur. HP ini membawa baterai 6.000 mAh dan chipset Helio G99.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Samsung Galaxy A08 Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Helio G99
Tekno
Siap-Siap Kuras Kantong! Kenaikan Harga Samsung Lebih Mahal dari iPhone Imbas Krisis Cip
Samsung berencana menaikkan harga lini Galaxy S26 imbas lonjakan harga memori yang meroket 300%. Simak detail kenaikan harga HP Samsung di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Siap-Siap Kuras Kantong! Kenaikan Harga Samsung Lebih Mahal dari iPhone Imbas Krisis Cip
Tekno
Samsung Galaxy A18 4G Resmi Meluncur, Bawa Chipset Exynos 1610
Samsung Galaxy A18 resmi meluncur. HP ini membawa chipset Exynos 1610. Berikut spesifikasi lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Samsung Galaxy A18 4G Resmi Meluncur, Bawa Chipset Exynos 1610
Bagikan