Ridwan Kamil Sambangi DPP PDIP, Ada Apa?

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 03 Januari 2018
Ridwan Kamil Sambangi DPP PDIP, Ada Apa?

Bambang DH dan Ridwan Kamil. (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan kamil, Rabu (3/1) berkunjung ke kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro nomor 58, Jakarta Pusat.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyebut kedatangannya ke kantor partai berlambang banteng moncong putih itu atas inisiatifnya sendiri.

“Saya silahturahmi di awal tahun untuk membuka komunikadi dan untuk lebih mencairkan suasana,“ ujar Kang Emil sesuai bertemu dengan para elit DPP PDIP.

Emil menjelaskan, pertemuan dengan para elit PDIP itu berlangsung dalam suasana santai. Hadir dalam pertemuan itu antara lain Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Ketua Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Dwi Hartono, dan Djarot Syaiful Hidayat, mantan Gubernur DKI Jakarta.

Materi pembicaraan masih berkisar pada hal-hal yang ringan belum menyangkut soal dukungan PDIP bagi dirinya.

“Pembicaraannya antara lain, saya minta masukan, minta pendapat bagaimana membangun Jabar lebih baik,” ucap Wali Kota Bandung itu.

Kang Emil menepis dugaan kehadirannya ke kantor PDIP karena terjadi perpecahan di koalisi parpol pendukungnya. Dia memastikan, PPP, PKB, Nasdem dan Hanura masih tetap kompak menyokongnya.

“Per hari ini koalisi masih solid,” ujarnya.

Parpol koalisi, kata dia, tinggal menyepakati calon wakil gubernur yang akan mendampinginya dalam Pilgub 2018. Terkait hal tersebut, Kang Emil kembali menegaskan, dirinya siap dipasangkan dengan siapa saja yang diputuskan oleh partai koalisi.

“Soal wakil gubernur, saya serahkan ke koalisi. Saya penganten yang siap dijodohkan dengan siapapun. Saya belajar mencintai dengan cepat dan mudah,” ucap dia.

Ketua bidang pemenangan Pemilu PDIP Bambang DH menyatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah partainya akan mendukung Ridwan Kamil atau tidak. Hasil pertemuan hari ini dengan Ridwan Kamil akan dibawa ke rapat pleno.

“Nanti plenolah yang akan memperdebatkan, mendiskusikan, sampai akhirnya mengambil keputusan,” ujarnya.

Bambang juga mengatakan dirinya punya kedekatan secara pribadi dengan Ridwan Kamil ketika dirinya menjadi Wali Kota Surabaya.

"Kebetulan dia pernah menjadi konsultan saya di Surabaya, beliau urban planner yang punya reputasi bagus, maka saya hire sebagai konsultan," ujarnya. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan liputan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com. Baca juga artikel Mauritz lainnya di: Dikabarkan Akan Jadi Kader Parpol, Emil: Saya Dilarang Ibu

#Ridwan Kamil #DPP PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Sejalan dengan visi partai, PDIP terus mengusung agenda Politik Ekologi melalui gerakan 'Merawat Pertiwi' yang fokus pada penjagaan hutan, sungai, dan disiplin tata ruang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Indonesia
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
KPK mengusut asal-usul sejumlah aset milik mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) yang tidak dilaporkan dalam LHKPN.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Aset Ridwan Kamil Banyak Tidak Masuk LHKPN, KPK Ibaratkan Kepingan Puzzle
Indonesia
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Pendalaman tersebut difokuskan pada intensitas komunikasi serta perjalanan ke luar negeri yang kerap dilakukan Ridwan Kamil selama menjabat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
KPK Dalami Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri hingga Penukaran Mata Uang Asing Miliaran Rupiah
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Bagikan