Headline

Ribuan Warga Solo Syukuri Pertemuan Jokowi dan Prabowo dengan Senam Massal

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 14 Juli 2019
 Ribuan Warga Solo Syukuri Pertemuan Jokowi dan Prabowo dengan Senam Massal

Ribuan warga Solo, Jawa Tengah menggelar senam masal di Jalan Slamet Riyadi dalam acara HUT CFD ke-9 sekaligus mensyukururi pertemuan Jokowi-Prabowo, Minggu (14/7) (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2019 di MRT Jakarta diapresiasi warga Solo, Jawa Tengah dengan menggelar senam massal di sepanjang Jalan Slamet Riyadi dengan tema "Senam Pagi Indonesia", Minggu (14/7).

Senam massal yang dikuti 9.000 peserta ini sekaligus memeriahkan HUT ke-9 Car Free Day (CFD) Pemkot Solo. Peserta berasal dari siswa sekolah, ASN dan TNI-Polri, dan tokoh agama di Solo.

Baca Juga: Akademisi Puji Keteladanan Prabowo Soal Harmoni Bangsa di Atas Rivalitas Politik

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, mengungkapkan pertemuan keduanya yang sebelumnya menjadi seteru pada Pilpres ini bisa hilangkan permusuhan dengan sendirinya. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam berdemokrasi.

Senam Massal di CFD Solo
Senam Pagi massal di CFD Solo, Minggu (14/7) (MP/Ismail)

"Sekarang jelas tidak ada kubu 01 dan 02 usai Pilpres tanggal 17 April lalu. Yang ada sekarang adalah persatuan Indonesia," kata Rudy sapaan akrab Wali Kota Solo pada MerahPutih.Com.

Mantan pendamping Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo ini melihat pertemuan kedua negarawan itu bertujuan sama dengan kegiatan senam massal ini. Keduanya sama-sama bertujuan menggalang persatuan dan kesatuan dalam bingkai Pancasila.

"Kedua negarawan Jokowi-Prabowo telah bertemu bahagia. Kita sekaligus meriahkan dengan senam pagi di CFD dengan tujuan sama, yaitu mempersatukan Indonesia," kata politisi PDIP ini.

Senam Pagi Massal di Solo
Ribuan warga Solo mengikuti senam pagi massal sebagai bentuk syukur atas pertemuan Jokowi dan Prabowo (MP/Ismail)

Baca Juga: Gerindra Heran Banyak yang Nyinyir Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Rudy menegaskan perbedaan pilihan dalam pemilu adalah hal yang wajar. Namun, selepas pemilu, seharusnya seluruh masyarakat kembali bersatu.

"Hari ini hanya ada satu, persatuan Indonesia. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk memperpanjang perselisihan di Pemilu. Kita sekarang sama-sama Indonesia," tutup Rudy.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: Direktur Relawan TKN: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Momentum Kemajuan Indonesia

#Car Free Day #Wali Kota Solo #FX Hadi Rudyatmo #Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Jokowi mengatakan, "Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan (menteri) untuk korupsi, nggak ada".
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
Indonesia
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Wali Kota Solo, Resparti Ardi, menerima kunjungan Dubes Belanda, Selasa (27/1). Ia pun mengusulkan pemulangan artefak Museum Radya Pustaka.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Temui Dubes Belanda, Wali Kota Solo Minta Artefak Museum Radya Pustaka Dikembalikan
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Aria Bima menggantikan ketua DPC sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo, yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Indonesia
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan alasan pengunduran diri karena merasa tidak mampu dan memilih menjaga soliditas partai.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Indonesia
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Teguh menduga mundurnya Rudy tersebut terkait gagalnya menggelar Konferda PDIP Jateng.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Beredar unggahan yang menyebut pemerintah telah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Cek fakta dan keaslian informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Indonesia
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapat arahan dan wejangan selama bertemu dengan Megawati di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
Joko Widodo Ditugaskan BRIN Jadi Ketua Taskforce Penanggulangan Bencana, cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
Bagikan