Respons Anies Soal 81 RT di Jakarta Terkepung Banjir Selasa Kemarin
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: MP/ Asropih)
MerahPutih.com - Setidaknya ada 81 RT dan tujuh ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir pada Selasa (4/10) kemarin, akibat hujan ekstrem yang mengguyur ibu kota sejak siang hari.
Menyikapi peristiwa tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, bahwa jajarannya sudah siaga sejak diketahui adanya hujan deras di beberapa lokasi yang rawan banjir.
Baca Juga:
"Jadi, kejadian tadi malam yang amat lebat tim DKI mengirimkan alat-alat mulai dari truck Damkar sampai pompa mobile ke lokasi-lokasi yang cekung sebelum hujan," ujar Anies di Jakarta Selatan, Rabu (5/10).
Alat-alat untuk menangani banjir pun diterjunkan oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas SDA dan Damkar mengetahui cuaca Jakarta yang ekstrem.
"Jadi kalau teman-teman lihat, mendung alat-alat itu sudah berada di lokasi yang terduga akan mengalami genangan sampai banjir," papar dia.
Anies mengklaim, banjir yang cepat surut di beberapa wilayah banjir itu merupakan keberhasilan dari program sumur resapan atau dranase vertikal.
Baca Juga:
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengakui, Jakarta memiliki kawasan yang rawan terjadi banjir, khususnya di wilayah yang memiliki bentuk tanah cekung. Air hujan yang turun cenderung tertampung dan sulit dialirkan hingga mengakibatkan banjir.
Maka, kata dia, yang paling diandalkan selama ini adalah dengan melakukan penyedotan menggunakan pompa untuk mengalirkan air ke sungai atau kali.
"Kalau daerah yang tidak cekung, air mudah mengalir. Tapi kalau di daerah yang cekung, ketika terjadi hujan dengan volume yang amat tinggi, lalu diandalkannya pompa untuk mengalirkan ke tempat lain," ujarnya.
Karena itu, ia membuat sumur resapan di daerah tanah cekung ini. Meski banjir terjadi cukup tinggi tapi disebutnya bisa surut dalam waktu singkat karena air yang menggenang diserap dengan cepat ke dalam tanah.
"Di kawasan cekung itulah kita perlu solusi sumur resapan. Terbukti di daerah yang sumur resapannya sudah terbangun dengan baik, walaupun cekung, terjadi genangan air yang tinggi, tetapi kecepatan surutnya menjadi sangat tinggi," jelasnya. (Asp)
Baca Juga:
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Pemprov DKI Andalkan Saringan TB Simatupang jadi Filter Raksasa Hadang Sampah Masuk Jakarta
Air Kirim Dari Ciliwung Rendam Kawasan Kebon Pala Jakarta Sampai 130 Cm
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir
Jakarta Dikepung Banjir, Transjakarta Perpendek dan Alihkan Sejumlah Rute
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air