Rel Tergenang Akibat Hujan Deras, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 November 2021
Rel Tergenang Akibat Hujan Deras, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi

Penumang KRL. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan deras yang mengguyur kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan dan sekitarnya, membuat jalur rel di lintas antara Stasiun Pondok Ranji - Stasiun Kebayoran dan di sekitar Stasiun Bogor, tergenang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba memaparkan, Jalur rel antara Stasiun Kebayoran - Stasiun Pondok Ranji PP, sempat terkendala genangan air sejak pukul 15.39 WIB. Namun pada pukul 17:16 WIB jalur rel dari Stasiun Kebayoran arah ke Stasiun Pondok Ranji sudah dapat dilalui dengan kecepatan normal.

Baca Juga:

BMKG Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Malang dan NTT

Sementara itu genangan air di sekitar Stasiun Bogor juga berdampak ke jalur I dan jalur II Stasiun sejak pukul 15.25 WIB. Namun dengan penanganan yang cepat dari petugas di lokasi bersama pemerintah Kota Bogor, pukul 15.46 genangan sudah surut dan tidak sampai mengganggu perjalanan KRL.

Anne menuturkan, untuk layanan KRL lintas Tanahabang - Rangkasbitung PP, PT KAI melakukan rekayasa operasi. Tujuannya untuk upaya mengurai antrean perjalanan kereta dampak genangan air tersebut. Tercatat, hingga pukul 18:00 WIB terdapat empat kereta yang perjalanannya dibatalkan untuk mengurangi keterlambatan.

Ia meminta bagi para pengguna yang perjalanannya juga terkendala pada sore hari ini, dapat melakukan batal perjalanan di loket stasiun terdekat.

"Batal perjalanan dapat dilayani hingga tujuh hari mendatang sehingga pengguna tidak perlu khawatir dan dapat menyesuaikan waktu pengurusannya ke loket," imbuh Anne.

KRL
Penumpang KRL. (Foto: Antara)

Ia memastikan, sejak beberapa pekan lalu dalam rangka persiapan memasuki musim penghujan, KAI Commuter bekerja sama dengan KAI Daop 1 Jakarta dan pemerintahan setempat di berbagai wilayah telah melakukan antisipasi. Khususnya langkah penanganan banjir dan pohon tumbang untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.

Dalam kerja sama ini Pemerintah Kota Bogor misalnya, mendukung upaya antisipasi dengan membuat tangkapan dan saluran air baru dan memperbesar saluran yang sudah ada di sekitar stasiun. Di wilayah lain juga dilakukan pemangkasan pohon di sekitar jalur rel yang berpotensi tumbang dan pembersihan saluran. (Knu)

Baca Juga:

BMKG Perkirakan Kota-Kota Ini Alami Hujan Disertai Petir

#Penumpang KRL #Banjir #Cuaca Buruk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Gempa M 5,9 di Kepulauan Seribu yang terjadi Sabtu (12/9) pagi tadi sempat berdampak ke sejumlah transportasi umum di Jabodetabek
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Indonesia
Viral Penumpang Melompat ke Rel di Stasiun Tanah Abang, Polisi: Mental Tidak Stabil
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penumpang tersebut cenderung bungkam ketika dimintai keterangan dan menunjukkan indikasi memerlukan penanganan kesehatan mental.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Viral Penumpang Melompat ke Rel di Stasiun Tanah Abang, Polisi: Mental Tidak Stabil
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
Rekor Penumpang Kereta 2026: KAI Layani 351,6 Juta Orang hingga Agustus, Naik 7,09 Persen
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 351.602.397 penumpang selama Januari-Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Rekor Penumpang Kereta 2026: KAI Layani 351,6 Juta Orang hingga Agustus, Naik 7,09 Persen
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Bagikan