Rekayasa Pola Operasi KRL Sehubungan Peningkatan Jumlah Penumpang

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 12 Juli 2020
Rekayasa Pola Operasi KRL Sehubungan Peningkatan Jumlah Penumpang

Ilustrasi: Sejumlah penumpang bersiap menaiki rangkaian KRL di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Kamis (11/6/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) terus meningkat setiap harinya seiring kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di wilayah Jabodetabek.

Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang di stasiun, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan melakukan rekayasa pola operasi agar ada penambahan frekuensi terutama untuk lintas Bogor-Manggarai dan Cikarang-Manggarai yang jumlah perjalanannya sudah optimal sesuai kapasitas infrastruktur perkeretaapian di lintas tersebut.

Baca Juga

Indonesia Butuh Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Dengan rekayasa pola operasi ini, mulai Minggu (12/7) ada dua jadwal pemberangkatan kereta luar biasa (KLB) KRL pada pagi hari dari Stasiun Bogor dengan tujuan Manggarai. Sementara dari Stasiun Cikarang pada pagi hari terdapat satu jadwal pemberangkatan KLB KRL dengan tujuan Manggarai.

"Selain jadwal pada pagi hari, terdapat juga KLB pada jam sibuk sore hingga malam hari dengan tujuan akhir Stasiun Cikarang," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba di Jakarta, hari ini.

Sebelumnya rekayasa pola operasi juga sudah dilakukan di lintas Tangerang-Duri sehingga terdapat tambahan 10 perjalanan. Dengan demikian, PT KCI mulai Senin (13/7) mengoperasikan 962 perjalanan KRL per hari.

PT KCI telah menetapkan Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang sebagai stasiun khusus Kartu Multi Trip (KMT).

Uji coba akan dimulai besok, di mana pada masa uji coba ini setiap hari Senin ketiga stasiun tersebut tidak lagi melayani transaksi pembelian dan isi ulang Tiket Harian Berjaminan (THB).

"Namun untuk tap out / keluar menggunakan THB masih dimungkinkan dan pengguna THB Pergi Pulang juga dapat melakukan tap in untuk perjalanan pulangnya," jelas Anne.

Sejumlah calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline antre memasuki Stasiun KA Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.
Sejumlah calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuterline antre memasuki Stasiun KA Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Dengan uji coba Stasiun Khusus KMT ini, pengguna dapat naik KRL menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank yang telah bekerja sama dengan KCI, dan tiket kode QR Link Aja.

Penetapan stasiun KMT ini selain mengurai antrean THB juga untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 dari transaksi dengan uang tunai yang sering berpindah tangan.

Berbagai layanan KCI di masa pandemi ini diberikan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para pengguna sejak masuk stasiun akan melalui pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

Saat berada di peron, petugas di lapangan akan mengarahkan pengguna untuk menunggu KRL sesuai marka yang telah ditentukan dan menjaga jarak.

"Di dalam KRL pengguna juga dibatasi hingga maksimal 74 orang per kereta," ungkap Anne.

Pembatasan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan pengguna melalui antrean penyekatan di beberapa zona stasiun sebelum masuk ke peron.

Bahkan untuk memperkuat protokol kesehatan ini, PT KCI juga mendukung upaya dari pemerintah untuk menggelar rapid test maupun swab test berkala di berbagai stasiun.

"Dengan adanya test berkala ini, diharapkan dapat mencegah mereka yang telah terpapar COVID-19 untuk naik KRL," ungkap Anne.

Penerapan prosedur ini dilakukan dengan kolaborasi erat bersama berbagai pihak terutama TNI dan Polri yang selama beberapa bulan terakhir telah menempatkan ratusan personilnya di stasiun untuk membantu menertibkan antrean dan terlaksananya protokol kesehatan.

Baca Juga

Kemenkeu Pastikan Belum Ada Alokasi Anggaran Buat Proyek Ibu Kota

PT KCI juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah di sejumlah wilayah dan pemerintah pusat yang telah menyiapkan bus sehingga pengguna KRL memiliki alternatif saat kondisi antrean di stasiun cukup panjang.

Bahkan mulai Senin 13 Juli 2020 mendatang jumlah bus bantuan akan bertambah menjadi 170 unit. Dari Stasiun Bogor ke sejumlah stasiun tujuan di Jakarta akan tersedia 140 unit bus, ditambah 10 unit dengan titik keberangkatan di Botani Square Bogor. Selain itu dari Stasiun Cikarang juga tersedia 20 unit bus tujuan Jakarta. (Knu)

#Commuter Line #PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
KAI Commuter menambah perjalanan KRL Bogor. Kini, ada 1.065 perjalanan per harinya dari stasiun tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan KRL Bogor, ini Jadwal dan Alasannya
Indonesia
KRL Bogor-Jakarta Kota Kembali Normal, Gangguan di Stasiun Jakarta Kota Selesai Ditangani
Gangguan operasional di Stasiun Jakarta Kota selesai ditangani pukul 08.44 WIB. Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota kembali dilayani.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
KRL Bogor-Jakarta Kota Kembali Normal, Gangguan di Stasiun Jakarta Kota Selesai Ditangani
Indonesia
Perjalanan KRL Bogor Terganggu, KRL 1203 Anjlok Saat Masuk Stasiun Jakarta Kota
KRL 1203 anjlok saat akan masuk jalur 9 Stasiun Jakarta Kota, Jumat pagi. KAI Commuter melakukan rekayasa perjalanan dari Bogor.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Perjalanan KRL Bogor Terganggu, KRL 1203 Anjlok Saat Masuk Stasiun Jakarta Kota
Indonesia
Stasiun Karet Berhenti Beroperasi Mulai 1 September, Penumpang Turun Naik dari BNI City
Perubahan ini disebabkan proses pekerjaan integrasi Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet yang dilakukan KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Stasiun Karet Berhenti Beroperasi Mulai 1 September, Penumpang Turun Naik dari BNI City
Indonesia
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Demi keselamatan dan keamanan pengguna, perjalanan KRL Commuter Line tujuan Tanah Abang masih menunggu kondisi aman untuk dapat diberangkatkan.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Massa Berkerumun di Seputar Palmerah-Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu
Indonesia
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Perjalanan KRL tujuan Tanah Abang disesuaikan pada Kamis malam akibat kerumunan massa di jalur Palmerah-Tanah Abang. Simak daftar kereta yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
KRL Tujuan Tanah Abang Tertahan, Sejumlah Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Palmerah
Indonesia
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang kembali normal setelah sempat terganggu akibat dua insiden pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Indonesia
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
Indonesia
Promo 17 Agustus 2026 KAI: Tiket Kereta Diskon 17 Persen, LRT dan Commuter Line Rp 8
KAI menghadirkan Promo Spesial 17-8-2026. Ada diskon tiket kereta ekonomi komersial 17 persen serta tarif Rp 8 untuk LRT Jabodebek dan Commuter Line.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promo 17 Agustus 2026 KAI: Tiket Kereta Diskon 17 Persen, LRT dan Commuter Line Rp 8
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Bagikan