Operasional Perkeretaapian Pulih, Ketepatan Waktu KA Jarak Jauh dan KRL Berangsur Normal

Didik SetiawanDidik Setiawan - Sabtu, 02 Mei 2026
Operasional Perkeretaapian Pulih, Ketepatan Waktu KA Jarak Jauh dan KRL Berangsur Normal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com -

Sejumlah penumpang menunggu kedatangan rangkaian KRL Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa pemulihan operasional di wilayah Bekasi Timur terus menunjukkan perbaikan, baik pada layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) maupun Commuter Line yang mulai kembali stabil.

Pada Jumat, 1 Mei 2026, kinerja KA JJ semakin terkendali. Dari 170 perjalanan, 166 KA (97,65%) berangkat tepat waktu, sementara 4 KA (2,35%) mengalami keterlambatan terbatas. Untuk kedatangan, 138 dari 173 perjalanan (79,77%) tiba tepat waktu, sedangkan 35 KA lainnya mengalami keterlambatan dalam batas terkendali.

Sementara itu, OTP KRL Jabodetabek juga meningkat menjadi 87,39% untuk keberangkatan dan 84,86% untuk kedatangan per 1 Mei 2026. Volume pengguna pada lintas Cikarang mencapai 457 ribu selama masa pemulihan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan tren ini menunjukkan normalisasi operasional yang terus berlangsung secara bertahap.

Di layanan Commuter Line, peningkatan kinerja juga terlihat signifikan. Pada lintas Cikarang, ketepatan waktu keberangkatan naik menjadi 61% dari sebelumnya 50%, dan kedatangan menjadi 57% dari 44%.

Secara keseluruhan di Jabodetabek, OTP keberangkatan naik menjadi 87,39% dari 71,54%, sementara kedatangan mencapai 84,86% dari 68,46%. Perbaikan ini juga diikuti penurunan keterlambatan dan peningkatan ketepatan waktu rata-rata perjalanan. (Foto: MP/Didik Setiawan).

#Kereta Api #Commuter Line #Stasiun Tanah Abang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Didik Setiawan

"Fotografi adalah kisah yang gagal diceritakan melalui kata-kata". – DS
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan