Headline

Redam Ketegangan di Semenanjung Korea, Paus Fransiskus Serukan Dialog

Eddy FloEddy Flo - Senin, 08 Januari 2018
Redam Ketegangan di Semenanjung Korea, Paus Fransiskus Serukan Dialog

Paus Fransiskus dalam sebuah acara di Vatikan (Foto: Twitter @vatican_en)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketegangan di Semenanjung Korea yang melibatkan Korea Utara dengan Korea Selatan bersama para sekutunya membuat Paus Fransiskus bersuara menyerukan dialog.

Paus Fransiskus dalam penyataan resmi Vatikan pada Senin (8/1) meminta semua pihak yang terlibat sengketa duduk bersama melakukan pembicaraan guna mengurangi ketegangan di kawasan Semenanjung Korea.

Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un sebelumnya sempat menghebohkan dunia dengan pernyataan bahwa tombol hulu ledak nuklir berada di mejanya dan kapan saja bisa ditekan. Pernyataan Kim Jong Un tersebut langsung mendapat tanggapan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang merupakan sekutu dekat Korea Selatan.

Paus Fransiskus meminta dukungan dunia agar melakukan pembicaraan terkait hukum pelarangan nuklir yang sudah disepakati negara-negara yang menyetujui proliferasi nuklir.

Dalam pidato tahunan untuk para diplomat, yang dikenal sebagai "Pernyataan kepada Dunia", Paus Fransiskus juga mengulangi seruan "status quo" Yerusalem untuk tetap utuh menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui kota tersebut sebagai ibu kota Israel.

"Ini sangat penting untuk mendukung setiap upaya dalam pembicaraan di semenanjung Korea, untuk menemukan cara baru guna mengatasi perselisihan, meningkatkan kepercayaan dan memastikan masa depan damai bagi rakyat Korea dan seluruh dunia," kata Paus Fransiskus.

Sebagaimana dilansir Antara, Paus berbicara kepada para diplomat sehari sebelum Korea Utara dan Korea Selatan dijadwalkan mengadakan pembicaraan yang diperkirakan akan membahas keikutsertaan Korea Utara di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang.

Pada awal bulan ini, setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan bahwa ia memiliki sebuah tombol nuklir yang selalu siap, Trump berkicau di Twitter-nya bahwa tombol Amerika Serikat milikinya lebih besar dan lebih kuat.

"Senjata nuklir harus dilarang," kata Paus Fransiskus, mengutip sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh Paus Yohanes XXIII pada puncak Perang Dingin dan menambahkan bahwa "tidak dapat disangkal bahwa perang dapat dimulai dengan suatu kebetulan dan keadaan yang tidak terduga".

Penguasa Tertinggi Gereja Katolik Roma itu mencatat bahwa Tahta Suci termasuk di antara 122 negara bagian yang tahun lalu menyetujui sebuah perjanjian Perserikatan Bangsa Bangsa untuk melarang senjata nuklir.

Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan lain-lain memboikot perundingan mengarah pada perjanjian tersebut, bukan berjanji mengikatkan diri pada Perjanjian Non-Proliferasi, yang berumur puluhan tahun.(*)

#Korea Utara #Korea Selatan #Kim Jong Un #Paus Fransiskus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Olahraga
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Shin Tae-yong terseret kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat masih menangani Ulsan HD pada musim lalu.
Frengky Aruan - Jumat, 24 Juli 2026
Shin Tae-yong Disanksi Berat oleh Federasi Sepak Bola Korea, Dugaan Kekerasan terhadap Pemain
Indonesia
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Kabar mengenai seorang WNI berinisial F asal Madiun, Jawa Timur yang diduga kabur dalam perjalanan tur di Korea Selatan menjadi sorotan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Kemenlu Tangani WNI Kabur Dari Rombongan Wisata di Korea Selatan
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Olahraga
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Satu-satunya kemenangan Korea Selatan diraih saat mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gagal Bawa Korsel Bersinar di Piala Dunia 2026, Pelatih Hong Myung-bo Mundur
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Olahraga
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Link live streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan akan dimulai Kamis (25/6) pukul 08.00 WIB. Keduanya berusaha mengamankan babak 32 besar.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Link Streaming Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026, Duel Hidup-Mati di Grup A
Bagikan