Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Rebecca Theodora Lepas Single 'Malaise' Sebagai Proyek Solo

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Maret 2024
Rebecca Theodora Lepas Single 'Malaise' Sebagai Proyek Solo

Rebecca Theodora rilis single baru. (Foto: Dok/Rebecca Theodora)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Setelah dua dekade berbagi panggung bersama The Upstairs, Goodnight Electric, dan Bite, Rebecca Theodora berdiri menghadap lampu sorot dengan proyek solonya yang ditandai dengan perilisan single debut Malaise.

Pertama ditulis pada 2016, mengalami pemolesan lirik di 2017, dan aransemen yang baru difinalisasi saat pandemi global menjangkit, single Malaise menjadi wujud dari sensibilitas bermusik Rebecca yang terus berkembang dalam bertahun-tahun belakangan.

Baca juga:

Aziz Hedra Kembali Mejeng di Time Square New York

Adapun lirik single Malaise diakui Rebecca terasa begitu intens. Menceritakan percakapan yang terjadi antara dirinya dengan otaknya saat mengalami serangan panik.

“Inspirasinya dari kejadian yang saya alami pada suatu Senin jam 3 – 7 pagi. Saya berusaha mengungkapkan atau menceritakan kekacauan, ketakutan, dan psikosomatik yang saya rasakan waktu itu lewat lagu ini,” ungkap Rebecca dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Jumat (22/3).

Baca juga:

Hollywood Nobody Kembali dengan Single Terbaru 'Stay Asleep'

Lebih lanjut, dalam penggarapannya Rebecca mengajak Baldi Calvianca dan Benedict Pardede dari kolektif Gentle Tuesday sebagai produser di single Malaise.

Hasilnya adalah nomor elektronik dingin yang melayangkan pikiran kepada hasil kolaborasi tiga arah Julee Cruise, Angelo Badalamenti, dan David Lynch atau rilisan-rilisan label rekaman Italians Do It Better.

“Rebecca memiliki karakter bermusik yang kuat, punya warna tersendiri. Mau ditempel dengan The Upstairs, Goodnight Electric, ataupun Bite, Rebecca ya tetap saja Rebecca. Ini menarik dan menantang sekaligus, karena dia bisa membawa kami ke teritori musik yang enggak pernah kami capai sebelumnya,” pungkas Benedict Pardede. (far)

Baca juga:

Fanny Soegi Lepas Single 'Dharma' Sebagai Debut Solonya

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan