Realisasikan MBG di Daerah Terpencil, Senkom Mitra Polri Bangun SPPG di Pedesaan

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 06 Agustus 2025
Realisasikan MBG di Daerah Terpencil, Senkom Mitra Polri Bangun SPPG di Pedesaan

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Senkom Mitra Polri membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk membantu pemerintah melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa/siswi sekolah. SPPG yang dibangun tersebut berada di lokasi desa terpencil.

Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi mengatakan, pihaknya berkomitmen dan memiliki kepekaan serta kepedulian di bidang sosial, dengan membantu percepatan program MBG.

SPPG yang didirikan Senkom Mitra Polri ini nantinya tersebar di sejumlah daerah terutama di pedesaan.

“Ini bentuk wujud nyata dukungan atas program MBG dari pemerintah. Pendirian dapur MBG di beberapa wilayah pedesaan diantaranya di Desa Girimarto, Tirtomoyo hingga Pracimantoro,” ujar Katno, Rabu (6/8).

Baca juga:

Anggaran MBG Tahun Depan Naik Jadi Rp 300 Triliun, Luhut: Diperluas ke Seluruh Indonesia

Ia menjelaskan, pembangunan dapur MBG di pedesaan dilakukan agar masyarakat bisa menikmati program pemerintah, yang belum merata di wilayah terpencil

“Kami juga memberikan pengarahan kepada petani-petani sekitar, agar bercocok tanam memasok kebutuhan dapur MBG. Dengan demikian kebutuhan pangan dapat dipenuhi langsung dari daerah masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, petani perlu diajak kerja sama untuk memasok sayuran dapur MBG. Untuk wilayah Soloraya, ada 30 dapur MBG yang dibangun hingga akhir 2025. Sementara itu, wilaya lain yang tersebar berada di Bandung hingga Jakarta.

"Dapur sudah berjalan sekitar 23, sisanya masih proses administrasi. Peraturan yang baru kalau selama 45 hari tidak ada aksi akan didelete (hapis). Bagus itu (aturan) sekarang," tegasnya.

Baca juga:

Tsunami Keracunan Massal Menghantui Siswa Sekolah, DPR Desak BGN-Kemenkes Audit Program MBG

Melalui jaringan yang tersebar hingga pelosok daerah, pihaknya menyatakan pihaknya siap mensinergikan seluruh kegiatannya dengan program prioritas Pemerintah.

"Kami menyadari bahwa sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan nasional. Kami bangga berusaha mendukung program strategi pemerintah," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#Makan Bergizi Gratis #Polri #Dapur MBG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Berita
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Irjen Agus Wijayanto hadir menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing, yang kini mendapatkan amanah baru sebagai Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Profil Irjen Agus Wijayanto, Kapolda Bangka Belitung Baru yang ‘Ditakuti’ Polisi Bermasalah
Indonesia
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994 ini ditunjuk mengisi pucuk pimpinan Polda Kaltara guna menggantikan Irjen Agus Wijayanto.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Sosok Brigjen Andi Syahriful Taufik, Pakar SDM Polri yang kini Jabat Kapolda Kaltara
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Brigjen Anom Setyadji ditunjuk menjadi Wakabaintelkam Polri melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 10 Oktober 2026. Simak rekam jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Kapolri Rombak Jabatan, Brigjen Anom Setyadji Kini Pegang Posisi Wakabaintelkam
Indonesia
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Brigen Aries Syahbudin baru saja ditunjuk jadi Kakorlantas Polri. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Brigjen Aries Syahbudin Ditunjuk Jadi Kakorlantas Polri, ini Profil dan Rekam Jejaknya
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Bagikan