Reaksi Vaksin COVID-19 Sinovac: Panas dan Demam

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 09 November 2020
Reaksi Vaksin COVID-19 Sinovac: Panas dan Demam

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac, Prof Kusnandi Rusmil. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penelitian uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung sudah masuk pada penyuntikan vaksin yang kedua. Uji klinis yang dilakukan Bio Farma dan FK Unpad ini menjadwalkan dua kali penyuntikan pada relawan sebanyak 1.620 orang.

“Sudah dilakukan penyungikan pertama pada 1.620. Dan 1.500 sekian penyuntikan kedua,” kata peneliti utama vaksin COVID-19 Profesor Kusnandi Rusmil, dalam webinar yang digelar Kominfo baru-baru ini.

Sejauh ini peneliti tidak menemukan reaksi yang dikhawatirkan terhadap penelitian vaksin yang hasilnya ditunggu-tunggu dunia untuk memerangi pandemi virus corona jenis baru, SARS CoV-2, penyebab COVID-19.

Baca Juga

Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19

Untuk diketahui, dalam imunisasi atau vaksinasi ada yang namanya Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI). Peneliti vaksin di Bandung tidak menemukan KIPI pada relawan-relawan yang disuntik vaksin.

Tentu peneliti menemukan reaksi, namun sifatnya sangat minor. Misalnya, nyeri lokal di bekas suntikan yang hilang dalam waktu beberapa jam.

Peneliti juga menemukan reaksi berupa sedikit demam atau panas, namun reaksi ini hilang dengan sendirinya dalam waktu satu sampai dua hari. Setelah itu, relawan sehat walafiat.

“Selama ini tidak kami temukan hal menakutkan, paling panas badan sedikit, demam sedikit yang dalam 2 hari hilang,” katanya.

Kusnandi mengaku tidak asing memimpin penelitian uji coba vaksin. Seumur hidupnya, ia sudah sekitar 30 kali melakukan uji klinis vaksin untuk berbagai penyakit.

Bio Farma sebagai perusahaan vaksin dalam negeri, menurutnya juga bukan BUMN sembarangan. Bio Farma sudah lama mampu menghasilkan dan mengimpor vaksin, misalnya vaksin polio.

Dokter spesialis anak Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung itu menuturkan, 70 persen vaksin polio di dunia dibikin Bio Farma. Bio Farma adalah perusahaan vaksin terbesar se-Asia Tenggara. Nantinya setelah uji klinis selesai, Bio Farma akan memproduksi sendiri vaksin Covid.

“Kita ga usah ragu lagi cara buat pembuatan vaksin di Bio Farma itu sudah terkenal di Asia Tenggara paling besar itu. Saya yakin Bio Farma bisa, ga usah diragukan lagi,” katanya.

Guru Besar FK Unpad tersebut menyebut hingga saat ini pandemi COVID-19 sudah berlangsung selama 10 bulan. Sebanyak 30 juta orang di dunia terinfeksi virus yang bermula di Wuhan, Tiongkok itu.

Sementara orang yang meninggal di dunia akibat COVID-19 mencapai 3 juta jiwa. “Di Indonesia juga banyak (yang meninggal),” kata Kusnandi.

Vaksin menjadi jalan satu-satunya untuk mengatasi pandemi yang terjadi saat ini. Namun selagi menunggu penelitian vaksin, Kusnandi mengingatkan agar orang-orang sabar menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan lain-lain.

Baca Juga

Bio Farma Dapat Suntikan Modal Rp2 Triliun Buat Produksi Vaksin COVID-19

“Kita harus selalu menjaga jarak, jangan sembarangan sapaya kita semua bisa kerja dengan baik sehingga ekonomi jalan lagi, sehingga kita bisa sehat. Jadi betul-betul jaga jarak, masker, cuci tangan dan jangan mengabaikan kegiatan sehari-hari bagaimanapun kita perlu income dan sebagainya,” paparnya. (Iman Ha/Jawa Barat)

#Breaking #Kesehatan #COVID-19 #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
KPK menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus OTT suap HGB Summarecon di BPN Bogor, termasuk Presdir Summarecon dan pejabat ATR/BPN. Cek daftar namanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
17 Orang Diciduk KPK di OTT BPN Bogor, Ini Nama 8 Tersangka Termasuk Presdir Summarecon
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin sore, 14 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Ketua KPK Benarkan OTT BPN Bogor, Operasi Masih Berlangsung!
Indonesia
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Penasaran dengan harta kekayaan Suahasil Nazara yang baru dilantik jadi Menteri Keuangan? Intip rincian LHKPN dan koleksi mobilnya di sini, ternyata ada mobil tua lho!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Isi Garasi Menkeu Suahasil Nazara: Ada Sedan 13 Tahun di Balik Aset Ratusan Miliar
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Indonesia
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Indonesia
Info Gempa Hari Ini Jawa Tengah: Magnitudo 3,8 Berpusat di Wonosobo, Terasa Hingga Dieng dan Banjarnegara
Info terbaru gempa Wonosobo hari ini 12 September 2026 dini hari dengan magnitudo 3,8. Pusat gempa di darat dan terasa hingga Dieng. Cek detail selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Hari Ini Jawa Tengah: Magnitudo 3,8 Berpusat di Wonosobo, Terasa Hingga Dieng dan Banjarnegara
Bagikan